Wartajakarta.id – Ketegangan antara Tiongkok dan Taiwan saat ini tengah mereda. Di tengah situasi darurat Covid-19 yang dihadapi Tiogkok saat ini, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menawarkan untuk memberikan bantuan yang diperlukan.
Tsai Ing-wen mengatakan aktivitas militer Tiongkok di dekat pulau itu tidak mengecilkan niat Taiwan membantu Tiongkok. Justru Tsai mengatakan dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 di Tiongkok, maka atas nama kemanusiaan, Taiwan bersedia membantu.
“Jika ada bantuan atau kebutuhan yang diperlukan, berdasarkan posisi kepedulian kemanusiaan, kami bersedia memberikan bantuan yang diperlukan untuk membantu lebih banyak orang keluar dari pandemi dan menjalani tahun baru yang sehat dan aman,” katanya.
Taiwan dan Tiongkok selama ini telah berulang kali berselisih atas langkah-langkah masing-masing untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.
Tiongkok telah mengkritik Taiwan karena manajemen pandemi yang tidak efektif setelah infeksi domestik melonjak tahun lalu. Sementara Taiwan menuduh Tiongkok kurang transparan dan mencoba mengganggu pasokan vaksin ke Taiwan, yang dibantah oleh Beijing.
Tsai menegaskan kembali seruan untuk berdialog dengan Tiongkok. “Perang bukan pilihan untuk menyelesaikan masalah,” tegasnya.
Sementara, Presiden Tiongkok Xi Jinping, dalam pidato Tahun Baru kembali menegaskan warga di sisi selat Taiwan adalah anggota dari satu keluarga yang sama. Ia tidak menyebutkan upaya untuk membawa pulau di bawah kendali Tiongkok.
Eskalasi di Taiwan memanas saat Ketua DPR Nancy Pelosi mengunjungi Taipei tahun lalu. Dan sejak itu kegiatan militer tersebut terus berlanjut.
(jp)