Wartajakarta.id – Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) untuk Urusan Eropa dan Eurasia, Karen Donfried, pada Rabu (15/2) mengatakan hubungan AS dan Tiongkok akan berubah secara fundamental jika Tiongkok menyediakan dukungan materi kepada Rusia untuk operasi militer di Ukraina. Dengan kata lain, hubungan AS dan Tiongkok bakal semakin memanas.
“Kami melihat Tiongkok dan Rusia mengumumkan kemitraan tanpa batas mereka. Dan saya pikir kita telah melihat persekutuan strategis antara Xi Jinping dengan Vladimir Putin berlanjut, sehingga kami juga fokus pada hubungan keduanya dalam konteks perang Rusia terhadap Ukraina,” kata Donfried.
Donfried mengungkapkan hal itu dalam panggilan konferensi dengan wartawan menjelang kunjungan Menteri Luar Negeri Anthony Blinken ke Jerman, Turki, dan Yunani.
“Kami melihat ada persekutuan strategis antara Tiongkok dengan Rusia, tetapi jika kami temukan Tiongkok menyediakan dukungan materi kepada Rusia dalam perang melawan Ukraina, hal itu akan merubah hubungan kami secara fundamental dengan Tiongkok,” lanjut Donfried.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri AS mengatakan pada akhir Desember bahwa AS khawatir atas hubungan antara Rusia dan Tiongkok yang semakin kuat.
Seorang pejabat Kemenlu AS mengatakan bahwa AS mengamati dengan seksama apabila Tiongkok menyediakan dukungan militer kepada Rusia dan membantu untuk menghindari sanksi. Para pejabat AS sebelumnya mengatakan telah memperingatkan Tiongkok bahwa mereka siap mengambil tindakan jika Tiongkok melakukan langkah memberi dukungan militer kepada Rusia.
(jp)