Wartajakarta.id – Presiden Joe Biden menyampaikan belasungkawa kepada para korban dalam peristiwa kecelakaan helikopter di dekat Kiev, Ukraina. Biden ikut berduka atas tewasnya Menteri Dalam Negeri Ukraina Denys Monastyrsky dalam kecelakaan itu.
Sebanyak 14 orang tewas dalam kecelakaan helikopter yang menabrak sekolah taman kanak-kanak. AS merasa terpanggil untuk mengucapkan duka karena bersama berjuang dengan Ukraina menghadapi Rusia.
“Kemitraan tak putus-putusnya,” ujar Biden.
“Kami berduka dengan semua orang yang berduka atas tragedi memilukan ini,” kata Biden dalam sebuah pernyataan.
Ia menyebut Menteri Dalam Negeri Ukraina Denys Monastyrsky, yang tewas dalam kecelakaan itu sebagai pembaharu dan patriot. Biden secara resmi membuat pernyataan belasungkawa melalui laman Gedung Putih, Kamis (19/1).
“Jill dan saya mengirimkan belasungkawa kami yang terdalam kepada keluarga semua orang yang tewas dalam kecelakaan helikopter tragis di Ukraina pagi ini, termasuk Menteri Dalam Negeri Denys Monastyrskyy dan pejabat senior pemerintah Ukraina lainnya,” ujar Biden.
“Hati kami juga untuk puluhan warga sipil yang terbunuh atau terluka, termasuk anak-anak yang berharga, dan keluarga mereka. Kami berduka dengan semua orang yang berduka atas tragedi yang memilukan ini,” katanya.
Monastyrskyy di Mata Biden
Menurut Biden, Monastyrskyy dan timnya sangat terlibat dalam merawat sistem demokrasi Ukraina, baik pertahanannya melawan agresi Rusia, maupun pekerjaan penting reformasi untuk memperkuat institusi Ukraina melalui perang dan masa depan. Biden menyebutnya seorang reformis dan patriot.
“Monastyrskyy memperjuangkan keinginan rakyat Ukraina. Kami akan terus menghormati warisan itu melalui upaya untuk memperkuat institusi Ukraina, dan dalam kemitraan tanpa henti kami dengan rakyat Ukraina untuk menjaga api kebebasan tetap menyala,” kata Biden.
“Hari ini, kami berdoa untuk kesembuhan bagi yang terluka dan penghiburan bagi mereka yang kehilangan orang yang dicintai. Amerika Serikat mendukung rakyat Ukraina dalam menghadapi tragedi ini, dan selama yang diperlukan,” pungkasnya.
(jp)