Ketua Harian LPTQ Tangsel, KH. Muhammad Sobron Zayyan, bersyukur atas prestasi kafilah Tangsel pada MTQ XX tingkat Provinsi Banten yang digelar pada 25-30 Juli 2023 lalu di Kabupaten Tangerang. Hal tersebut disampaikan pada acara pemberian bonus dan penghargaan kejuaraan, Jum’at (25/08/2023) di resto Remaja Kuring, Serpong, Tangsel.
Hadir Sekda Tangsel selaku Ketua Umum LPTQ Tangsel, Bambang Noertjahjo, Asda 1, Dadang Raharja, Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Dedi Mahfudin, Kabag Kesra, Cahyadi, Sekum LPTQ Tangsel, Rizki Waludin, pengurus LPTQ Tangsel, Pembina, Official, dan para juara 1, 2, dan 3.
“Alhamdulillah kita bisa meraih peringkat kedua di MTQ XX Provinsi Banten lalu, naik satu peringkat dari tahun sebelumnya. Ini tetap kita syukuri, dan tahun depan kita bertekad merebut kembali gelar juara umum,” tegasnya.
Rasa syukur tersebut, menurutnya harus diwujudkan dengan komitmen untuk tetap meningkatkan pembinaan bagi kafilah Tangsel di masa mendatang.
“Pembina kafilah Kota Tangsel dikenal paling memadai, melihat kapasitas para pembinanya adalah para juara nasional bahkan internasional. Coba bandingkan dengan pembina di kabupaten/kota lain di Banten,” ungkapnya.
Alumni PTIQ Jakarta ini menyampaikan ada seorang kafilah mengaku mendapatkan pembinaan penuh rasa kekeluargaan dari hal sederhana dari para pejabat teras Pemkot Tangsel yang ramah sampai para pembina yang menemani dengan tekun meski tidak dapat juara,” ujarnya.
Kesan ramah tersebut, sambungnya, merupakan komitmen LPTQ Tangsel pada pembangunan karakter akhlak mulia sebagai dasar dari semua tahapan pembinaan.
Selain itu, tambah pimpinan Ponpes Alquraniyyah ini, pembinaan juga ditopang dengan rutin memberikan tanda kasih bagi para juara yang tahun ini ditentukan bagi juara pertama perorangan sebesar 25jt, kedua 20jt, ketiga 14, dan juara pertama kelompok sebesar 60jt.
Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Dedi Mahfudin, dalam sambutannya mengingatkan prestasi yang telah diraih harus memotivasi dalam peningkatan kualitas. Jangan merasa puas dengan prestasi.
“Walaupun sudah menjadi juara, harus tetap mengikuti pembinaan, dan harus terus bersyukur, karena pola hidup kita sebagai seorang muslim harus selalu bersyukur, sehingga akan muncul sikap qona’ah,” pesannya.
Sementara itu, Asda 1, Dadang Rahardja, membacakan sambutan tertulis dan rasa terima kasih dari Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie. Wali Kota tidak bisa hadir karena karena ada rapat dengan Kementerian Dalam Negeri.
“Pak Wali Kota tadinya berusaha hadir tapi berhalangan karena ada tugas yang tidak bisa digantikan. Tetapi memberi semangat dan apresiasi yang tinggi untuk prestasi kafilah Tangsel,” ucapnya.
Pembagian tanda kasih tersebut secara simbolik diberikan oleh Sekda Tangsel, Bambang Noertjahjo kepada para peserta, dan dilantunkan doa kelancaran dalam melaksanakan ibadah umrah oleh Ketua MUI Tangsel, KH. Hasan Mustofi.
“Dengan izin Allah SWT semua ini bisa terjadi. Kita juga berharap kelancaran untuk perjalanan umrah bapak Sekda Tangsel, alfatihah,” pungkasnya. (afm/fid)