Wartajakarta.id – Sebuah insiden ledakan bom surat terjadi di Kedutaan Besar Ukraina di Madrid, Spanyol. Akibatnya seorang pegawai kedutaan luka-luka.
“Seorang pegawai kedutaan Ukraina di Madrid terluka ringan saat membuka bom surat,” kata pejabat Ukraina dan Spanyol seperti dilansir dari BBC, Kamis (1/12).
Pegawai laki-laki tersebut dipastikan luka ringan dan tetap dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. Kondisinya dipastikan baik-baik saja.
“Nyawanya tidak dalam bahaya”, kata juru bicara kementerian luar negeri Ukraina Oleg Nikolenko.
Dia menambahkan bahwa kedutaan Ukraina telah diperintahkan untuk segera meningkatkan keamanan setelah ledakan yang terjadi pada hari Rabu (30/11).
Unit penjinak bom Spanyol telah dikerahkan, dan area tersebut ditutup. Sejauh ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan di distrik Hortaleza timur laut Madrid itu alias masih misterius.
Kronologi berawal saat polisi Spanyol mengatakan mereka menerima laporan tentang ledakan tersebut sekitar pukul 13:00 waktu setempat (12:00 GMT) pada hari Rabu. Polisi mengatakan surat itu ditujukan kepada duta besar Ukraina di Spanyol.
Nikolenko mengatakan bahwa siapa pun yang berada di balik ledakan itu tidak akan berhasil mengintimidasi diplomat Ukraina.
“Tidak menghentikan pekerjaan sehari-hari untuk memperkuat Ukraina dan melawan agresi Rusia,” katanya.
Rusia belum mengomentari insiden hari Rabu itu. Sampai detik ini korban disebutkan hanya 1 orang.
(jp)