Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menanggapi keluhan warganya terkait pembangunan saluran air di Jalan Taman Sunter Agung II. Pembangunan saluran air tersebut dikeluhkan warga karena kerap menyisakan genangan terutama saat dan setelah hujan deras.
Kami sudah koordinasikan agar segera ditindaklanjuti
Lurah Papanggo, Tomi Haryono menuturkan, pengerjaan pembangunan jalan dan saluran air tersebut merupakan kewenangan Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Pihaknya juga sudah mengomunikasikan keluhan yang disampaikan warga ke Dinas Bina Marga DKI.
“Kami sudah koordinasikan agar segera ditindaklanjuti. Dari sistem, terpantau pihak Dinas sudah mengarahkan ke Sudin untuk menindaklanjuti,” ujar Tomi Haryono, Jumat (9/12).
Saluran Air Jalan Benhil Raya Dikuras
Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Tanjung Priok, Deny Tri Hendarto mengatakan, pihaknya sudah melakukan peninjauan ke lokasi dan memastikan kondisi saluran air yang dikeluhkan warga.
“Pengerjaan saluran air ini bukan dari kami. Pengerjaannya satu paket dengan pembangunan jalan,” katanya.
Sebelumnya, Napit (51), warga RW 12 Kelurahan Papanggo, mengeluhkan pembangunan saluran air tersebut. Sepengetahuannya pembangunan saluran air dilakukan seiring dengan pengerjaan betonisasi jalan yang sudah dimulai sejak sebulan lalu.
Pengerjaan saluran air tersebut memang belum tuntas sehingga saluran air menjadi tertutup, khususnya di depan perumahan Taman Sunter Agung II.
“Imbasnya kalau hujan, timbul genangan. Tinggi genangan bisa lebih semata kaki orang dewasa,” tandasnya.