Wartajakarta.id–Putri Kerajaan Thailand Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavati jatuh sakit. Dia kehilangan kesadaran dan dirawat di rumah sakit karena riwayat penyakit jantung. Kabar terbaru, kondisinya kini membaik.
Biro Rumah Tangga Kerajaan Thailand dalam sebuah pernyataan mengatakan Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavati dilaporkan membaik dan stabil. Disebutkan putri berusia 44 tahun itu, dirawat di Rumah Sakit Memorial King Chulalongkorn di Bangkok sejak 15 Desember dan menerima bantuan medis optimal.
”Sudah mendapat penanganan untuk jantung, paru-paru, dan ginjalnya,” kata sumber Biro seperti dilansir dari The Star, Selasa (20/12).
Pernyataan itu mengatakan obat diberikan untuk mengendalikan detak jantung dan ritme sang putri. Namun fase kontraksi dari siklus jantung belum berfungsi dengan baik. ”Angiografi koroner menunjukkan tidak ada kelainan,” terang Biro Kerajaan itu.
”Oleh karena itu, sang putri diberi pengobatan dan dia mendapat dukungan jantung, ginjal, dan paru-paru. Tim medis akan memantau kondisi sang putri dengan cermat,” tambah pernyataan resmi tersebut.
Biro Rumah Tangga Kerajaan dalam sebuah pernyataan mengatakan Putri Bajrakitiyabha, anak tertua Raja Mahal Vajiralongkorn, pingsan saat melatih anjingnya untuk Kejuaraan Anjing Kerja Thailand di Provinsi Nakhon Ratchasima pada pekan lalu. Dia menerima perawatan medis di Rumah Sakit Pak Chong Nana di Provinsi Nakhon Ratchasima sebelum diterbangkan dengan helikopter ke Rumah Sakit Chulalongkorn di Bangkok untuk perawatan lebih lanjut.
Putri Bajrakitiyabha adalah satu-satunya putri Raja Vajiralongkorn dan istri pertamanya, Putri Soamsawali.
(jp)