Wartajakarta.id – Polisi belum mengumumkan identitas manajer supermarket Walmart AS yang menjadi pelaku penembakan brutal. Pelaku adalah manajer toko dan setelah melakukan aksi sadisnya, dia bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri.
Cerita saksi mata yang merupakan pegawai mengungkapkan detik-detik kronologi peristiwa tersebut. Sang manajer beraksi sebelum perayaan Thanksgiving. Para saksi mengungkapkan serangan itu ditargetkan pada rekan-rekannya.
Kejadian berawal pada Selasa (22/11). Pelaku melepaskan tembakan di ruang istirahat toko di Sam’s Circle pada pukul 22.10. Ketika itu bayak pembeli sedang melakukan persiapan belanja Thanksgiving.
Pada pukul 22.16, polisi datang setelah terjadi penembakan dan dia memasuki toko. Pria bersenjata itu tewas bunuh diri. Polisi mengonfirmasi bahwa pelaku meninggal karena bunuh diri.
“Satu mayat ditemukan di luar, di samping pintu masuk toko,” ujar saksi mata.
Tidak jelas apakah itu tubuh penembak atau salah satu korban. Seorang yang selamat mengatakan kepada outlet lokal WAVY bahwa dia mendengar pria bersenjata itu tertawa saat penembakan dilakukan.
“Dia menembak sambil tertawa dan dengan sengaja menargetkan ruangan yang penuh dengan staf yang berkumpul untuk membahas shift yang baru saja mereka selesaikan,” ujar saksi.
Di antara mereka yang tewas adalah seorang karyawan remaja. Kevin Harper, yang bekerja di toko tersebut, selamat dari serangan tersebut. Dia mengatakan bahwa pelaku adalah manajer toko. “Dia adalah manajer, salah satu manajer. Baru saja meninggalkan ruang istirahat, manajer masuk dan mulai membatasi orang di sana. Kami kehilangan beberapa rekan kami,” kata Harper.
Walmart belum memberikan informasi apa pun tentang penembak atau korbannya. “Kami terkejut dengan peristiwa tragis ini. Kami berdoa untuk mereka yang menjadi korban dan yang terkena dampak. Kami bekerja sama dengan penegak hukum dan kami berfokus untuk mendukung rekanan kami,” tegas Walmart dalam kicauannya.
(jp)