Wartajakarta.id – Bumi semakin panas akibat perubahan iklim. Perubahan iklim dan pemanasan global berdampak pada bumi termasuk peningkatan suhu global, kenaikan permukaan laut, dan peristiwa cuaca ekstrem. Selain itu, munculnya virus dari dalam es menjadi indikator lain. Terbaru, beruang kutub terpaka makan sampah. Mengapa?
Menyusul Konferensi Keanekaragaman Hayati Perserikatan Bangsa-Bangsa (COP 15) 2022 baru-baru ini yang diadakan pada 7 Desember hingga 19 Desember 2022, para pemimpin dunia telah membuat kesepakatan penting untuk melindungi alam dan mencegah hilangnya keanekaragaman hayati. Ancaman perubahan iklim dimulai dari emisi gas rumah kaca, pembakaran bahan bakar fosil, penggundulan hutan, dan lain-lain.
Live Science menyusun tanda-tanda bahwa planet bumi semakin dekat dengan ancaman bencana iklim. Berikut di antaranya:
1. Virus Zombie
Pada November 2022, para ilmuwan dilaporkan menemukan kembali virus zombie berusia 48.000 tahun yang terkubur di bawah danau beku di Siberia, Rusia. Ada kekhawatiran tentang virus pandora yang dapat menyebabkan pandemi berikutnya atau bahkan lebih buruk.
2. Kenaikan Permukaan Laut Secara Global
Para ilmuwan menggunakan model iklim untuk menunjukkan kenaikan permukaan laut global akibat pemanasan global dapat mempengaruhi garis pantai AS pada tahun 2050. Secara khusus, kota-kota di sepanjang Pantai Timur dan dataran rendah, pada tahun 2021, level ini telah menetapkan rekor tertinggi baru sebesar 3,8 inci pada tahun 2021, menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).
3. Gletser Mencair
PBB pada tahun ini melaporkan bahwa setengah dari tutupan es di planet ini bisa hilang pada tahun 2100, kecuali dunia melakukan sesuatu terhadap emisi yang merusak iklim. Laporan tersebut sejalan dengan Perjanjian Paris untuk membatasi suhu global hingga setidaknya 1,5 derajat Celcius untuk melawan perubahan iklim.
4. Beruang Kutub Makan Sampah
Hilangnya es di laut akibat perubahan iklim dan pemanasan planet telah memaksa beberapa beruang kutub memakan sampah dan popok kotor. Di Teluk Hudson, masyarakat telah menyaksikan beruang Arktik mengonsumsi kantong plastik dan bahkan popok manusia di daerah berpenduduk manusia, menurut berita CBC Kanada.
Hilangnya habitat hewan dilaporkan membuat mereka tidak punya pilihan selain bermigrasi dari tempat perlindungan asli mereka di Kutub Utara, tempat mereka memakan anjing laut, ikan, dan mangsa lainnya.
(jp)