Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Tolak Nyanyikan Lagu Pro-Rezim, Siswi Iran Dipukuli Sampai Mati
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Dunia > Tolak Nyanyikan Lagu Pro-Rezim, Siswi Iran Dipukuli Sampai Mati
Dunia

Tolak Nyanyikan Lagu Pro-Rezim, Siswi Iran Dipukuli Sampai Mati

Wartajakarta.id 19 Oktober 2022
Share
3 Min Read
SHARE

Seorang siswi di sekolah Iran dipukuli sampai mati karena menolak menyanyikan lagu pro-rezim. Asra Panahi, siswi berusia 16 tahun tewas setelah diserang dalam penggerebekan di sekolah menengah di Ardabil.

Ia dipukuli di kelasnya karena menolak menyanyikan lagu pro-rezim di sekolahnya. Setelah itu, ia digerebek di sekolah. Insiden ini memicu protes lebih lanjut di seluruh negeri akhir pekan ini.

Menurut Dewan Koordinasi Asosiasi Perdagangan Guru Iran, Asra Panahi, 16 tahun, tewas setelah pasukan keamanan menggerebek sekolah menengah perempuan Shahed di Ardabil pada 13 Oktober. Petugas menuntut sekelompok gadis menyanyikan lagu yang memuji pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah, Ali Khamenei.

Ketika mereka menolak, pasukan keamanan memukuli murid-murid itu, menyebabkan sejumlah gadis dibawa ke rumah sakit dan lainnya ditangkap. Pada hari Jumat, Panahi dilaporkan meninggal di rumah sakit karena luka yang diderita.

Pejabat Iran membantah bahwa pasukan keamanannya bertanggung jawab. Kematian siswi itu memicu kemarahan di seluruh negeri seperti dilansir dari The Guardian, Rabu (19/10).

Reaksi seorang pria yang mengaku pamannya muncul di saluran TV pemerintah. Ia mengklaim keponakannya meninggal karena kondisi jantung bawaan.

Protes Meluas

Gadis-gadis sekolah muncul melawan kekerasan itu. Mereka melambaikan jilbab mereka di udara. Protes meluas setelah sebelumnya beberapa pekan lalu Iran juga diramaikan dengan tewasnya Mahsa Amini terkait hijab.

Pihak berwenang Iran dianggap menggunakan kekerasan menangkap siswi dan mendorong mereka ke mobil yang menunggu, dan menembakkan gas air mata ke gedung sekolah. Dalam sebuah pernyataan yang diposting pada hari Minggu, serikat guru Iran mengutuk serangan brutal dan tidak manusiawi dan menyerukan pengunduran diri terhadap Menteri Pendidikan, Yousef Nouri.

Berita kematian Panahi memobilisasi siswi di seluruh negeri untuk protes selama akhir pekan. Di antara mereka adalah Naznin, yang berusia 16 tahun. Orang tuanya menahannya di rumah karena takut dia akan ditangkap karena memprotes sekolahnya.

“Saya tidak diizinkan pergi ke sekolah karena orang tua saya khawatir atas hidup saya. Tapi apa yang berubah? Rezim terus membunuh dan menangkap siswi,” kata Naznin.

“Apa gunanya saya jika saya hanya duduk marah di rumah? Saya dan rekan-rekan mahasiswa di seluruh Iran telah memutuskan untuk memprotes,” tegasnya.

Menurut laporan terbaru oleh kelompok Hak Asasi Manusia Iran, 215 orang, termasuk 27 anak-anak tewas. Mereka meninggal dalam protes nasional, pada 17 Oktober.

(jp)

Previous Article Bertemu Wakil PM Singapura, Wapres Ma’ruf Amin Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi
Next Article Angka Kelaparan di Inggris Naik, Liz Truss Minta Maaf, Ogah Mundur
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima
Nasional 6 Oktober 2026
Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Nasional 3 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten
Nasional 3 Oktober 2026
Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI
Nasional 2 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya
Nasional 2 Oktober 2026
Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo
Nasional 1 Oktober 2026
Listyo Sigit Prabowo Bakal Dilantik jadi KSP?
Nasional 1 Oktober 2026
Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri
Nasional 1 Oktober 2026
Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Nasional 1 Oktober 2026
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini Gantikan Listyo Sigit Prabowo
Nasional 1 Oktober 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might Also Like

Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok Dibayangi Ancaman Darurat Covid-19

Maria Ressa Bebas, Pengamat Sebut Sebagai Kemenangan Kebebasan Pers

Elon Musk Kenakan Batik Sulawesi Tengah saat Bicara di KTT B20

Rusia Khawatir Bantuan Senjata Sekutu ke Ukraina Picu Tragedi Global

AS Umumkan Sanksi Baru untuk Rusia dan Dipastikan Lebih Berat

You Might also Like

Dunia

Sejumlah Negara Batasi Warganya, Tiongkok Marah, Siapkan Pembalasan

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 6 Januari 2023
Dunia

Penyakit Misterius Mirip Covid Tewaskan Puluhan Orang di Afghanistan

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 28 Januari 2023
Dunia

Kalah Saing, Pedagang Kenya Turun ke Jalan Protes Pedagang Tiongkok

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 1 Maret 2023
Dunia

Soal Kesehatan, Dokter Kepresidenan Sebut Biden Masih Mampu Bertugas

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 17 Februari 2023
Dunia

AS-Korsel Gelar Latihan, Korut Respons dengan Simulasi Serangan Balik

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 20 Maret 2023
Dunia

Ahli Waspadai Munculnya Varian Baru Dampak Ledakan Covid di Tiongkok

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 26 Januari 2023
Dunia

Positif Covid-19, PM Kamboja Hun Sen Batal Hadiri KTT G20 di Bali

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 15 November 2022
Dunia

Ada Unsur Kartel, Sistem Baru Pengiriman TKI ke Arab Saudi Disorot

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 12 November 2022
Dunia

Malaysia Dilanda Banjir Bandang, Singapura Bersiap Terkena Dampak

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 7 Maret 2023
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account