Wartajakarta.id – Seorang ahli bedah mengeluarkan granat yang belum meledak dari dada tentara Ukraina. Foto rontgen menunjukkan granat tersebut masih utuh bersarang di dada sang tentara.
Gambar-gambar itu di-posting di halaman Facebook staf umum Angkatan Bersenjata Ukraina. Granat tersebut berjenis VOG dan belum pecah.
“Dokter militer kami melakukan operasi untuk mengeluarkan granat VOG, yang tidak pecah, dari tubuh seorang prajurit,” tulis unggahan itu.
Salah satu ahli bedah angkatan bersenjata yang paling berpengalaman, Mayor Jenderal Andrii Verba, mengoperasi dengan tanpa metode elektrokoagulasi, karena granat dapat meledak kapan saja. Elektrokoagulasi melibatkan penggunaan arus listrik untuk membantu mengontrol perdarahan selama tindakan bedah.
“Intervensi operasional berhasil dan prajurit yang terluka dikirim ke rehabilitasi dan pemulihan lebih lanjut,” katanya.
Menyoroti kondisi intens di mana personel militer Ukraina harus bertugas, pos tersebut juga menyebutkan bahwa dua orang ditempatkan di ruang operasi, untuk melindungi staf medis.
Unggahan tersebut, yang diterbitkan awal pekan ini, tidak menyebutkan di mana prajurit itu terluka, tetapi pertempuran terus berlangsung selama musim dingin di Ukraina timur.
Pasukan Rusia saat ini fokus untuk merebut kota Bakhmut.
(jp)