Wartajakarta.id – Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengundang Syekh Muhammad Fadhil Al-Jilani secara khusus. Undangan itu untuk menghadiri Majelis Mahabbah Ulama di Istana Putrajaya, Selasa (3/1) malam.
Dalam memenuhi undangan khusus itu, Syekh Muhammad Fadhil Al-Jilani didaulat untuk berceramah di depan petinggi Malaysia, termasuk Anwar Ibrahim. Dalam lawatan ke Malaysia, Syekh Muhammad Fadhil Al-Jilani didampingi KH Muhammad Danial Nafis, pemimpin Markas Al-Jailani Asia Tenggara.
Adapun ceramah Syekh Fadhil terkait Ahlu Sunnah wal Jama’ah (Aswaja). Dia mengatakan, pemahaman atas ilmu agama yang baik jauh lebih bernilai dari harta dan tahta yang dimiliki oleh manusia. Untuk memahami itu, hanya dengan pemahaman agama yang baik dan berpandangan moderat. Dengan kata lain Islam moderat.
“Ilmu, Ilmu, dan Ilmu. Syekh Abdul Qodir Jailani berulangkali menegaskan hal tersebut. Bagi beliau, ini yang lebih penting. Sebab, ilmu yang baik akan bernilai dakwah bagi orang lain,” ujar cicit ke-25 Sulthonul Auliya Syekh Abdul Qodir Jailani itu dalam keterangan persnya yang diterima wartawan di Jakarta, Kamis (5/1) pagi.
Senada dengan itu, PM Anwar Ibrahim menjelaskan pentingnya pemahaman ilmu agama yang baik seorang muslim. Pasalnya, hanya dengan ilmu seorang muslim tidak mudah untuk berpikiran negatif dan melakukan tindakan permusuhan.
“Saya senang mendengar tausiyah Syekh Fadil yang memberi penekanan terhadap ilmu. Ilmu ini yang semestinya membuat Muslim berperangai baik dan berakhlakul karimah. Ini juga akan jadi concern bagi pemerintah Malaysia untuk memasukkan ilmu dan nilai Islam dalam pendidikan masyarakat,” ujar Anwar saat memberi sambutan.
Majelis itu berlangsung selama dua jam dan dihadiri ratusan jamaah. Mereka tampak antusias mendengarkan ceramah ulama dari Turki itu.
Sementara itu, KH Danial Nafis yang juga merupakan Mudir JATMAN Idharah Wustha DKI Jakarta, turut membacakan Hizb Bahar gubahan Wali Qutub Syekh Abu Hasan As-Syadzili untuk perjuangan PM Anwar Ibrahim dalam membangun kehidupan masyarakat Malaysia yang lebih baik.
Selain PM Malaysia, tampak juga sejumlah pejabat negara dan tokoh Malaysia yang hadir. Antara lain Menteri Agama Malaysia, Dr Mohd Na’im Mokhtar; Mufti Wilayah Persekutuan Dr Sirajuddin Siraj; Prof Abdul Hamid Al-Mahdali; Dr Mujahid Yusoff, dan Tan Sri Hamid Syed Jaafar Albar.
(jp)