Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: GKB-NU Apresiasi Konsultasi Ulama di Pesantren Lirboyo, Dorong Muktamar PBNU Netral dan Damai
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Nasional > GKB-NU Apresiasi Konsultasi Ulama di Pesantren Lirboyo, Dorong Muktamar PBNU Netral dan Damai
Nasional

GKB-NU Apresiasi Konsultasi Ulama di Pesantren Lirboyo, Dorong Muktamar PBNU Netral dan Damai

Wartajakarta.id 26 Desember 2025
Share
3 Min Read
SHARE

Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) menyampaikan apresiasi atas hasil konsultasi antara Syuriah dan para Mustasyar PBNU yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada 25 Desember 2025. Forum tersebut dinilai sebagai langkah positif yang menegaskan kembali posisi ulama sebagai rujukan utama dalam menyelesaikan persoalan strategis Nahdlatul Ulama (NU), termasuk konflik internal organisasi.

Inisiator GKB-NU, Hery Haryanto Azumi, menegaskan bahwa tradisi menjadikan ulama sebagai payung penyelesaian masalah harus terus dipertahankan dan diperkuat. Menurutnya, peran ulama menjadi semakin krusial di tengah potensi krisis nasional dan global yang kian kompleks di masa mendatang.

“NU sejak awal berdiri adalah organisasi ulama. Konsultasi ini menunjukkan bahwa khittah tersebut masih hidup dan relevan. Ke depan, peran ulama harus diperkuat sebagai penjaga moral, stabilitas sosial, dan arah kebangsaan,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Kamis (26/12).

Terkait rencana penyelenggaraan Muktamar NU secepatnya, GKB-NU menyatakan dukungan penuh sebagai upaya mencegah risiko dualisme kepengurusan akibat kebuntuan permufakatan internal. Namun demikian, GKB-NU mengingatkan pentingnya prinsip netralitas dalam pembentukan kepanitiaan muktamar.

GKB-NU menilai kepanitiaan sebaiknya disusun dan ditentukan langsung oleh Mustasyar PBNU yang berfungsi sebagai Ahlul Halli Wal Aqdi, bukan diserahkan kepada pihak-pihak yang tengah berkonflik. Penyerahan mandat kepada kelompok yang berkepentingan dinilai berpotensi membawa konflik ke dalam tubuh kepanitiaan dan mengulang fragmentasi organisasi.

“Jika kepanitiaan tidak netral, konflik justru akan direproduksi. Produk muktamar berisiko tidak solid dan legitimasi organisasi kembali dipersoalkan. Karena itu, Mustasyar harus menjadi penentu utama,” tegas Hery.

Lebih jauh, GKB-NU mengajak seluruh kader NU di berbagai tingkatan untuk mengiringi proses transisi dan transformasi besar NU saat memasuki abad kedua eksistensinya. Menurut GKB-NU, NU memerlukan penataan ulang secara komprehensif, baik dalam aspek gerakan, politik, ekonomi, maupun sosial budaya, agar khidmah NU terhadap umat dan bangsa semakin optimal.

Dalam konteks regenerasi, GKB-NU menyerukan perlunya transisi generasi yang dilakukan secara gradual dan damai. Perubahan, menurut mereka, harus tetap berpijak pada akar ortodoksi keilmuan NU yang kuat, dengan menjadikan ilmu-ilmu keislaman klasik sebagai jangkar dalam merespons perkembangan ilmu dan tantangan baru di pertengahan abad ke-21.

“Tradisi keilmuan klasik bukan penghambat kemajuan, tetapi fondasi untuk membangun harmoni berkelanjutan antara warisan ulama dan inovasi zaman,” ujar Hery.

GKB-NU juga menilai bahwa pemerintah memiliki ekspektasi besar terhadap NU sebagai organisasi kemasyarakatan Islam terbesar dengan sekitar 110 juta pengikut. Dukungan NU, baik dari elite maupun akar rumput, disebut sebagai faktor strategis bagi keberhasilan pemerintahan.

Menurut GKB-NU, kemitraan antara Pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan NU merupakan keniscayaan historis dan sosiologis. Doktrin NU tentang ketaatan kepada ulil amri yang adil dinilai sebagai modal sosial-politik penting bagi terwujudnya stabilitas nasional dan pembangunan yang berkeadilan.

“Pemerintah tidak akan sukses tanpa NU. Sebaliknya, NU memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas, persatuan, dan arah pembangunan bangsa,” pungkasnya.

Previous Article Pastikan Akses Listrik Merata di Kepulauan Nias, Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Program BPBL di Desa Hilisebua
Next Article John Herdman Resmi jadi Pelatih Timnas Indonesia
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

GKB-NU Kecam Keras Intervensi Amerika Serikat dan Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Nasional 5 Januari 2026
Profil John Herdman Pelatih Timnas Indonesia
Nasional 3 Januari 2026
John Herdman Resmi jadi Pelatih Timnas Indonesia
Nasional 3 Januari 2026
Pastikan Akses Listrik Merata di Kepulauan Nias, Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Program BPBL di Desa Hilisebua
Nasional 21 Desember 2025
Tinjau PLTMG Nias, Wapres Gibran Rakabuming Raka Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Jelang Natal dan Tahun Baru
Nasional 21 Desember 2025
Kunjungi Gereja BNKP Petrus Ombulata, Wapres Gibran Rakabuming Raka Pastikan Ibadah Natal Berlangsung Aman dan Khidmat
Nasional 21 Desember 2025
Jelang Natal, Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Sumut dan Sulut
Nasional 21 Desember 2025
Saksi Tempuh Jalur Hukum, Bantah Tuduhan Dugaan Polres Tangsel Gelapkan Barbuk Sabu 20 Kg
Hukum 21 Desember 2025
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sungai Gomo di Nias Selatan
Nasional 21 Desember 2025
Lembaga Falakiyah PBNU Tetapkan Awal Bulan Rajab 1447 H Jatuh pada Hari Senin, 22 Desember 2025
Nasional 20 Desember 2025

You Might also Like

Nasional

Follower Akun Twitter Resmi Partai Demokrat @PDemokrat Ngedrop

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 27 April 2023
Nasional

Jemaah Haji Lansia Perlu Waspada Cedera Terjatuh Saat Beribadah

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 7 Juni 2023
Nasional

PLN Jamin Pasokan Listrik untuk KTT ke-43 ASEAN

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 31 Agustus 2023
Nasional

Kemenag RI Dorong Pelaku Usaha Wujudkan Tim Umrah dan Haji Indonesia yang Kuat

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 6 Agustus 2023
Nasional

Wamenag Apresiasi Kontribusi Universitas Mathla’ul Anwar Cetak Generasi Berkarakter Indonesia

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 8 Januari 2025
Nasional

Kemenkes Tambah Jenis Vaksin Booster Untuk Antisipasi Sub Varian Arcturus

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 28 April 2023
Nasional

4 Kesepakatan Kerja Sama Indonesia dan Timor-Leste

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 26 Januari 2024
Nasional

Presiden Jokowi Perintahkan Jajaran Gunakan Data Regsosek Secara Optimal

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 24 Oktober 2023
Nasional

Indodefence 2022 Angkat Tema ‘Peace, Prosperity, Strong Defence’

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 27 Oktober 2022
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account