Wartajakarta.id – Aksi keji penembakan kembali marak di Amerika Serikat. Kali ini terjadi di kampus Michigan State University pada Senin (13/2) malam waktu setempat. CNN melaporkan setidaknyab 1 orang tewas dan 5 lainnya luka-luka dalam kejadian tersebut.
Polisi yang mendapat panggilan telah terjadi aksi penembakan di kampus Michigan, langsung menuju ke lokasi. Para petugas lantas meminta orang-orang mencari tempat perlindungan lantaran tersangka masih berkeliaran.
Sementara itu, polisi kampus mengatakan satu tersangka penembakan digambarkan sebagai laki-laki bertubuh pendek dan mengenakan topeng. Tersangka dilaporkan berjalan kaki.
Rumah Sakit E.W. Sparrow melaporkan merawat lima korban penembakan di ruang gawat darurat. Pihak RS tidak memberikan informasi tentang tingkat keparahan cedera korban. Sementara sorang juru bicara Michigan State University mengonfirmasi satu kematian akibat insiden itu ke Detroit News.
Akibat peristiwa berdarah itu, semua kegiatan kampus disetop selama 48 jam ke depan. Polisi meminta mahasiswa dan warga untuk tidak datang ke kampus. “Tolong jangan datang ke kampus,” kata petugas polisi seperti dilansir CNN.
Polisi melaporkan tembakan dilepaskan di dekat Berkey Hall di kampus East Lansing sekitar pukul 8:30 malam. Sekitar satu jam kemudian, polisi kampus melaporkan ada penembakan lagi di IM East. “Tampaknya hanya ada satu tersangka dan dia melakukan penembakan di dua lokasi,” kata petugas polisi.
IM East adalah pusat kebugaran kampus sekitar satu mil jauhnya dari Berkey Hall, tempat polisi pertama kali melaporkan adanya tembakan.
Sementara itu, Gubernur Michigan Gretchen Whitmer mengatakan sedang diberi pengarahan tentang penembakan di kampus. “Saya telah diberi pengarahan tentang penembakan di Michigan State University. Polisi Negara Bagian Michigan bersama dengan polisi kampus, penegak hukum setempat, dan pihak lain sudah berada di lokasi. Kami akan terus memberi tahu ke publik setelah dilakukan penyelidikan,” ucap Gretchen Whitmer dalam cuitannya.
(jp)