Mantan presiden Tiongkok Hu Jintao tiba-tiba dikawal keluar dari kongres partai Komunis. Pendahulu Presiden Xi Jinping itu tampak bingung ketika para asisten membawanya keluar.
Belakangan diketahui alasan yang diungkapkan oleh media pemerintah Tiongkok bahwa Hu Jintao tidak enak badan. Ia dibawa keluar agar bisa beristirahat.
Hu Jintao tiba-tiba dikawal keluar dari acara penutupan Partai Komunis beberapa hari lalu. Ia bertanya-tanya mengapa sampai digiring keluar dari kongres.
Pria berusia 79 tahun itu, yang semula duduk di sebelah kiri Presiden Xi Jinping, dibawa turun dari panggung auditorium utama Aula Besar Rakyat di Beijing oleh dua petugas. Hu tampak menolak pergi dan hendak berbalik ke tempat duduknya.
Dalam perjalanan keluar, dia sempat ngobrol dengan Xi dan menepuk pundak Perdana Menteri Li Keqiang. Hu tampak sedikit goyah. “Kini, dia merasa jauh lebih baik,” kata media pemerintah.
Reporter Xinhuanet, Liu Jiawen mengklaim bahwa Hu bersikeras untuk menghadiri sesi penutupan meski dalam masa untuk memulihkan diri. Li, pejabat nomor dua negara itu dan pendukung utama reformasi ekonomi, termasuk di antara 4 dari 7 anggota Komite Tetap Politbiro yang berkuasa yang tidak akan diangkat kembali dalam pergantian kepemimpinan. Kongres juga menyetujui amandemen konstitusi partai yang selanjutnya dapat meningkatkan status Xi sebagai pemimpin Tiongkok.
Dalam sambutan di akhir kongres, Xi mengatakan amandemen tersebut untuk menetapkan persyaratan yang jelas guna menegakkan dan memperkuat kepemimpinan partai secara keseluruhan. Pada kongres sebelumnya (2017), partai Komunis meningkatkan status Xi dengan mengabadikan ide-idenya yang dikenal sebagai Pemikiran Xi Jinping, dalam piagamnya. Hampir pasti Xi akan ditunjuk sebagai presiden masa jabatan ketiga dan bisa saja menjadi pemimpin seumur hidup.
(jp)