Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Serangga
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Kesehatan > Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Serangga
Kesehatan

Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Serangga

Wartajakarta 16 Februari 2023
Share
7 Min Read
SHARE

Telinga merupakan salah satu organ tubuh yang paling sensitif. Itu sebabnya, jika ada benda asing masuk ke dalam saluran telinga, bisa berakibat fatal. Salah satu benda asing yang paling sering masuk ke dalam telinga adalah serangga. Lantas, bagaimana cara mengatasi telinga yang kemasukan serangga?

Bagaimana telinga bisa kemasukan serangga?

 

Serangga kecil bisa masuk ke dalam telinga kapan saja, terutama ketika Anda sedang beraktivitas di luar ruangan.

Ambil contohnya saat Anda berolahraga, berkebun, jalan kaki di trotoar, atau mungkin sedang berkemah, serangga berisiko masuk ke dalam telinga.

Jenis serangga kecil yang paling sering masuk ke dalam telinga adalah semut. Saat masuk ke telinga semut bisa saja mati, tetapi mungkin ada juga yang bertahan hidup.

Nah, ketika telinga kemasukan semut atau serangga kecil lain, bisa timbul berbagai gejala yang mengganggu.

Anda bisa mengalami gatal di telinga, telinga berdenging, hingga mungkin nyeri yang menyakitkan di telinga.

Rasa sakit di dalam telinga ini bisa diakibatkan oleh sengatan atau gigitan serangga yang merasa terancam karena terperangkap dalam liang telinga Anda.

Kebanyakan kasus telinga kemasukan serangga sebenarnya tidak berbahaya. Namun, jika tidak segera dikeluarkan dengan pertolongan pertama, ada risiko komplikasi yang mungkin mengintai.

Apa gejala yang timbul saat telinga kemasukan serangga?

Bila serangga masih hidup saat berada di dalam telinga Anda, dengungan dan pergerakannya seringkali terdengar sangat keras dan terasa sakit.

Selain itu, Anda mungkin akan mengalami gejala-gejala di bawah ini saat telinga kemasukan serangga:

  • telinga terasa sakit,
  • terdapat peradangan,
  • telinga gatal akibat gigitan serangga,
  • bagian dalam telinga bengkak, dan
  • telinga iritasi.

Tidak menutup kemungkinan, peradangan di dalam telinga akhirnya membentuk benjolan bernanah yang bisa pecah sehingga telinga tampak mengeluarkan cairan.

Namun, kondisi ini akan lebih sulit dideteksi jika terjadi pada anak-anak.

Komplikasi akibat telinga kemasukan serangga

Komplikasi yang paling umum jika telinga kemasukan serangga adalah gendang telinga maupun membran timpani pecah.

Misalnya, semut yang masuk ke telinga mungkin saja membuat gigitan atau goresan pada gendang telinga. Hal ini yang akan memperburuk kondisi gendang telinga Anda.

Gendang telinga pecah merupakan kondisi telinga ketika ada sobekan pada membran timpani (gendang telinga) sebagai pemisah saluran telinga bagian luar dengan telinga bagian tengah.

Pecahnya gendang telinga ini dapat mengakibatkan gangguan berupa hilangnya pendengaran dan infeksi pada telinga bagian tengah.

Kondisi ini dapat bersifat sementara hingga gendang telinga Anda pulih kembali.

Jika mengalami gendang telinga pecah, Anda akan merasakan sakit dan biasanya keluar cairan (nanah atau darah) dari telinga.

Oleh karena itu, pertolongan pertama sebagai cara mengeluarkan serangga seperti semut dari telinga sangat penting dilakukan.

Cara mengeluarkan hewan yang masuk ke telinga

benjolan di belakang telinga

Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebagai pertolongan pertama saat telinga kemasukan hewan, termasuk serangga seperti semut:

1. Jangan panik

Cara utama untuk bisa mengeluarkan serangga, seperti semut, yang masih hidup maupun sudah mati dari telinga adalah tenang.

Wajar jika reaksi Anda kaget karena merasakan benda asing masuk ke dalam telinga.

Pasalnya, serangga biasanya menimbulkan suara berderak-derak atau dengung dan mungkin disertai rasa geli di dalam saluran telinga.

Pastikan Anda tetap tenang dan tidak panik agar tidak menimbulkan gerakan berlebihan yang bisa menyebabkan serangga, seperti semut, makin masuk ke saluran telinga bagian dalam.

2. Jangan memasukkan jari atau benda lain ke dalam telinga

Biasanya, saat telinga kemasukan semut, orang akan refleks mencoba mengorek atau mengambil serangga tersebut dengan tangan.

Namun, untuk mengeluarkan semut dari dalam telinga, jangan pernah melakukan cara seperti memasukkan jari, pinset, atau cotton bud. 

Memasukan jari atau benda justru akan mendorong serangga semakin masuk dan dapat membuat serangga tersebut menggigit.

Akibatnya, serangga bisa menyebabkan cedera dan luka pada lapisan telinga atau gendang telinga Anda.

3. Memiringkan kepala

Dikutip dari US National Library of Medicine, saat telinga kemasukan serangga, segera miringkan kepala berlawanan dengan sisi telinga yang kemasukan serangga.

Jadi, apabila serangga masuk di telinga sebelah kiri, coba miringkan telinga yang kemasukan serangga menghadap ke atas.

4. Beri minyak ke dalam telinga

Masih dalam kondisi kepala dimiringkan, tetesi telinga dengan air hangat ataupun minyak yang tidak mengiritasi kulit, misalnya baby oil, minyak mineral, ataupun minyak zaitun.

Setelah itu, tarik sedikit daun telinga Anda untuk menghilangkan gelembung udara di dalam telinga selama beberapa detik.

Namun, pastikan Anda tidak berlebihan saat memasukkan cairan tersebut ke dalam telinga.

Cairan yang dimasukkan ke dalam lubang telinga ini berfungsi untuk membunuh serangga yang masuk.

Dengan cara ini, Anda akan lebih mudah mengeluarkan binatang yang masuk ke dalam telinga.

5. Keluarkan serangga dari telinga

Selanjutnya, miringkan kepala pada sisi yang berlawanan (telinga yang kemasukan serangga diposisikan menghadap bawah) untuk mengalirkan minyak dan air agar keluar dari telinga.

Setelah itu, perhatikan dengan seksama serangga yang keluar dari saluran telinga Anda.

Jika tidak utuh, ulangi langkah sebelumnya hingga semua bagian serangga keluar dari telinga.

Cara terakhir mengeluarkan binatang asing yang masuk ke telinga adalah Anda harus melakukan proses pembersihan telinga dengan menggunakan air hangat.

Hal ini penting guna mengantisipasi perdarahan dalam dan mengurangi risiko infeksi luka di dalam telinga.

Kapan periksa ke dokter?

mengatasi telinga berdenging

Jika Anda masih tidak bisa mengeluarkan serangga tersebut, sebaiknya jangan dipaksakan. Berikut gejala yang perlu Anda waspadai:

  • sakit yang teramat sangat di dalam telinga,
  • telinga meradang bahkan membengkak, dan
  • kesulitan mendengar.

Jika mengalami gejala di atas, segeralah periksakan telinga Anda ke dokter terdekat agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Pada beberapa orang, gigitan serangga juga bisa menyebabkan reaksi alergi yang membutuhkan pertolongan pertama. Saat hal ini terjadi, segera cari bantuan medis.

Ingat! Sebaiknya Anda tidak melakukan tindakan lain di luar dari yang sudah dijelaskan di atas karena bisa membahayakan telinga Anda.

Bila merasa tidak yakin bagaimana pertolongan pertama yang tepat setelah telinga kemasukan serangga, seperti semut, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

(Hello Sehat)

Daftar Isi
Bagaimana telinga bisa kemasukan serangga?Apa gejala yang timbul saat telinga kemasukan serangga?Komplikasi akibat telinga kemasukan seranggaCara mengeluarkan hewan yang masuk ke telinga1. Jangan panik2. Jangan memasukkan jari atau benda lain ke dalam telinga3. Memiringkan kepala4. Beri minyak ke dalam telinga5. Keluarkan serangga dari telingaKapan periksa ke dokter?
Previous Article Menhan Prabowo Subianto Kunjungi Komando Teritorial di Lombok
Next Article Pengungsi Gempa Turki Membludak, Relawan Indonesia Siapkan 2.000 Makan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima
Nasional 6 Oktober 2026
Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Nasional 3 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten
Nasional 3 Oktober 2026
Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI
Nasional 2 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya
Nasional 2 Oktober 2026
Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo
Nasional 1 Oktober 2026
Listyo Sigit Prabowo Bakal Dilantik jadi KSP?
Nasional 1 Oktober 2026
Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri
Nasional 1 Oktober 2026
Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Nasional 1 Oktober 2026
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini Gantikan Listyo Sigit Prabowo
Nasional 1 Oktober 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might Also Like

Rekomendasi 10 Parfum Lokal Terbaik

Tujuh Kebiasaan Hidup Sehat pada Malam Hari

Pertolongan Pertama Kena Gigitan Tomcat

SBCC Diikuti 1.345 Peserta, Maryono: Komitmen Lestarikan Budaya dan Cetak Atlet Silat

7 Manfaat Beras Merah untuk Diet dan Kesehatan Tubuh

You Might also Like

Kesehatan

10 Rekomendasi Pewangi Pakaian

Wartajakarta Wartajakarta 17 September 2023
Kesehatan

Penyebab WC Mampet dan Cara Mengatasinya

Wartajakarta Wartajakarta 16 Februari 2023
Kesehatan

Rekomendasi Merk Pengharum Ruangan Terbaik

Wartajakarta Wartajakarta 14 Juli 2023
Kesehatan

COVID-19 Subvarian Omicron XBB, Gejala, Awal Muncul, Bahaya, dan Pengobatan

Wartajakarta Wartajakarta 4 November 2022
Kesehatan

Cara Berhenti Merokok untuk Perokok Berat

Wartajakarta Wartajakarta 1 Maret 2023
Kesehatan

Review Sunscreen Hanasui Collagen Water

Wartajakarta Wartajakarta 3 Februari 2024
Kesehatan

Kelebihan dan Kekurangan AC Split yang Harus Diketahui Semua Orang

Wartajakarta Wartajakarta 31 Januari 2023
Kesehatan

Pertolongan Pertama Luka Bakar Kimia

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 6 September 2022
Kesehatan

Tentang Vaksin COVID-19 Dosis Keempat

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 3 Mei 2022
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account