Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Ekonomi Asia Kena Imbas Kondisi di Tiongkok soal Kebijakan Nol Covid
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Dunia > Ekonomi Asia Kena Imbas Kondisi di Tiongkok soal Kebijakan Nol Covid
Dunia

Ekonomi Asia Kena Imbas Kondisi di Tiongkok soal Kebijakan Nol Covid

Wartajakarta.id 2 Desember 2022
Share
4 Min Read
SHARE

Wartajakarta.id – Foxconn meningkatkan upaya untuk merekrut tambahan pekerja. Perusahaan pemasok Apple itu meminta karyawannya untuk membujuk saudara atau tetangganya agar mau bekerja di pabrik yang berada di Zhengzhou. Jika berhasil, karyawan yang bersangkutan akan diberi CNY 1.000 (setara dengan Rp 2,2 juta).

Uang penghargaan itu tidak didapat secara langsung. Jika pegawai baru yang direkrut bisa bertahan selama 15 hari, maka yang merekrut bisa mendapatkan CNY 500 (Rp 1,1 juta). Sisanya diberikan jika pegawai baru itu tetap bekerja selama sebulan penuh.

Foxconn memang kehilangan banyak pegawai lantaran wabah Covid-19 membuat pabrik di Zhengzhou lockdown. Para pekerja dilarang meninggalkan pabrik. Namun, karena fasilitas yang tak memenuhi syarat, sebagian orang memilih memanjat pagar dan melarikan diri.

Perusahaan lalu merekrut karyawan baru dengan janji bonus besar. Namun, janji itu sepertinya hanya isapan jempol. Bulan lalu para karyawan baru tersebut demo karena janji bonus itu tidak ditepati dan fasilitas memprihatinkan di dalam pabrik. Mulai dari makanan hingga sanitasi. Foxconn meminta maaf dan menyebut ada kesalahan teknis dalam pembayaran.

Apple telah memperingatkan bahwa pengiriman iPhone 14 yang terbaru akan tertunda karena pembatasan Covid-19. Foxconn menghasilkan sebagian besar perangkat iPhone 14 Pro dan Pro Max serta handset Apple. Bloomberg melaporkan, gejolak di pusat manufaktur utama Apple itu sangat mungkin memicu penurunan produksi hampir 6 juta unit iPhone 14 Pro tahun ini.

Saham Apple sempat turun 2,6 persen menjadi USD 144,22 di New York pada Senin (28/11). Itu menandai penurunan satu hari terbesar dalam lebih dari dua minggu. Mereka telah mengalami penurunan 19 persen tahun ini.

Kebijakan nol Covid-19 dan perlambatan ekonomi global berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Tiongkok. Aktivitas pabrik di negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia itu menyusut lebih dari prediksi November. Indeks manajer pembelian (PMI) turun dari 49,2 pada Oktober menjadi 48.

Lockdown di Tiongkok juga berdampak pada perusahaan-perusahaan di Asia. Output pabrik merosot tajam di seluruh Asia pada November. Selain itu, ketidakpastian atas dampak lockdown yang ketat di Tiongkok membebani sentimen bisnis dan mengganggu rantai pasokan barang secara internasional. Itu membuat prospek ekonomi Asia makin kelam pada 2023.

”Tekanan biaya yang berkelanjutan dan permintaan yang lemah, baik di dalam negeri maupun internasional, menjadi faktor penting yang berkontribusi terhadap penurunan (output, Red),” tutur ekonom Laura Denman dari S&P Global Market Intelligence.

Lockdown Guangzhou Dicabut

Sementara itu, unjuk rasa di Guangzhou membuahkan hasil. Pihak berwenang akhirnya mencabut pembatasan Covid-19 di Guangzhou dan Chongqing. Dua kota itu adalah tempat pengunjuk rasa bentrok dengan polisi untuk memprotes kebijakan nol Covid-19.

Status lockdown puluhan distrik di wilayah Guangzhou tiba-tiba diganti dari perintah kontrol sementara menjadi area dengan risiko rendah. Tes PCR massal juga dihentikan. Lockdown masih terjadi di beberapa distrik, tapi terbatas. Salah satunya di Haizhu.

Hal serupa terjadi di Chongqing. Pemerintah kota mengizinkan kontak dekat pasien Covid-19 untuk karantina di rumah saja, tidak lagi di fasilitas milik pemerintah.

(jp)

Previous Article Tolak Lockdown Covid-19, Warga Guangzhou Bentrok dengan Polisi
Next Article Kursi Presiden Afsel Ramaphosa Terancam, Digoyang Skandal Korupsi
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Aset Daerah, Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan
Jakarta 28 Agustus 2026
Pembangunan Rusun Hindari Beban Masyarakat Bertambah
Jakarta 28 Agustus 2026
Warga Apartemen Taman Rasuna Bergejolak, Wibi Andrino Siap Mediasi
Jakarta 28 Agustus 2026
Pencegahan Kebakaran Berbasis Warga, Hasan: APAR Itu Penting
Jakarta 28 Agustus 2026
Puluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta
Bisnis 28 Agustus 2026
Nasabah Mekaar Studi Banding Gratis, PNM Buka Jalan Inovasi Usaha Ultra Mikro
Bisnis 28 Agustus 2026
RSB Sahabat Paru Pertama di Banten Hadir, Walikota Sachrudin: Wujud Kolaborasi Eliminasi TBC
Bodetabek 28 Agustus 2026
PT IKPP Tangerang Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Lewat Pelatihan Eco Enzyme
Bodetabek 27 Agustus 2026
Turidi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
Bodetabek 26 Agustus 2026
Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut
Bisnis Jakarta Jakarta Utara 25 Agustus 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Lewat Surat, Zelensky Minta Xi Jinping Bujuk Putin Hentikan Perang

KBRI Doha dan Ortu Anak Berkebutuhan Khusus Gelar Pertemuan

Polandia Bakal Minta Dukungan UE untuk Kirim Tank Leopard ke Ukraina

Ahli Bedah Keluarkan Granat yang Bersarang di Dada Tentara Ukraina

Peru Chaos Tuntut Presiden Mundur, Status Darurat 30 Hari Diberlakukan

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might also Like

Dunia

Tiongkok Isyaratkan Pelonggaran Kebijakan Nol Covid setelah Diprotes

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 4 Desember 2022
Dunia

Elon Musk Disentil Senator AS, Berujung Panas dan Saling Sindir

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 15 November 2022
Dunia

Sebut Kota Palestina Harus Dimusnahkan, Menteri Israel Akui Salah Ucap

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 6 Maret 2023
Dunia

Ukraina Desak Sekutu Barat Segera Kirim Tank untuk Melawan Rusia

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 21 Januari 2023
Dunia

Rishi Sunak Kini jadi PM Inggris, Putra Imigran yang Galak soal Imigrasi

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 26 Oktober 2022
Dunia

Restoran di Jerman Denda Pengunjung yang Tak Habiskan Makanan

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 9 Februari 2023
Dunia

Menhan: Pemerintah Waspadai Dampak Peluncuran Rudal Balistik Korut

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 2 November 2022
Dunia

Kesaksian Tragedi Itaewon, 10.000 Orang Terinjak-injak di Trotoar

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 30 Oktober 2022
Dunia

Anwar Ibrahim: Penderitaan Saya Tak Sebanding Penderitaan Rakyat

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 9 Januari 2023
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account