Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Lalai dalam Tragedi Itaewon, Mantan Kepala Polisi Yongsan Ditahan
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Dunia > Lalai dalam Tragedi Itaewon, Mantan Kepala Polisi Yongsan Ditahan
Dunia

Lalai dalam Tragedi Itaewon, Mantan Kepala Polisi Yongsan Ditahan

Wartajakarta.id 8 November 2022
Share
3 Min Read
SHARE

Wartajakarta.id – Tragedi Itaewon di Seoul, Korea Selatan, mulai menyeret seseorang untuk bertanggung jawab dalam peristiwa yang menewaskan ratusan orang tersebut. Mantan Kepala Polisi Yongsan, Lee Im-jae, didakwa lalai sehingga terjadi tragedi Itaewon.

Lee Im-jae didakwa lali dalam tugas yang mengakibatkan kematian dan cedera menyusul tuduhan tentang tanggapannya yang terlambat dan gagal mengantisipasi kerumunan di Itaewon, Seoul, 29 Oktober 2022. Hal itu disampaikan tim investigasi independen pada Senin (7/11).

Sebelumnya, Lee untuk sementara dicopot dari jabatannya pada 2 November 2022, tiga hari setelah tragedi terjadi. Rekaman menunjukkan Lee berjalan saat kejadian dengan tangan di belakang sekitar pukul 11 ​​malam, sementara puluhan korban terbaring di tanah.

Menurut polisi, Lee awalnya diberitahu tentang kerumunan yang sangat padat di Itaewon sekitar pukul 21:3O. Ketika itu ia makan malam di restoran dekat Kantor Polisi Yongsan setelah mengawasi rapat umum yang diadakan di dekat kantor kepresidenan yang berakhir sekitar pukul 20:30.

Dia menuju ke Itaewon sekitar pukul 21:47, tetapi tidak tiba di tempat kejadian sampai sekitar 11:05, sekitar 50 menit setelah insiden mematikan dimulai. Audit internal polisi kemudian menemukan bahwa Lee bersikeras untuk pergi dengan mobil ke tempat kejadian meski lalu lintas padat terjadi di daerah itu.

Lee terlambat dan tiba di Stasiun Noksapyeong sekitar pukul 10 malam. Padaha lokasinya hanya 10 menit berjalan kaki dari gang Itaewon tempat keramaian terjadi. Tapi, mobilnya memutar dari stasiun kereta bawah tanah untuk membawanya lebih dekat ke tempat kejadian.

Lee juga disalahkan karena gagal melaporkan situasi dengan cepat kepada otoritas penegak hukum tingkat yang lebih tinggi. Panggilan pertamanya ke Kim Kwang-ho, kepala Badan Kepolisian Metropolitan Seoul (SMPA), dilakukan pada pukul 11:36, sekitar 80 menit setelah kerumunan massa terjadi.

Lee juga telah dituduh berbohong tentang keberadaannya. Menurut Hankook Ilbo, koran saudara dari The Korea Times, sebuah laporan tertulis yang disampaikan oleh Kantor Polisi Yongsan kepada Rep. Kwon Eun-hee dari Partai Kekuatan Rakyat (PPP) yang berkuasa menyatakan bahwa Lee tiba di Itaewon pada pukul 10:20 malam.

Lee bukan satu-satunya petugas polisi yang dijerat. Inspektur SMPA Ryu Mi-jin yang bertanggung jawab atas situasi pada malam kejadian, juga menghadapi tuduhan kelalaian profesional yang mengakibatkan kematian dan cedera.

Penyelidikan awal mengungkapkan bahwa Ryu berada di kantornya sendiri di lantai 10. Panggilan pertamanya kepada atasannya dilakukan pada pukul 11:34 malam.

Kepala pemadam kebakaran Yongsan, Choi Seong-beom dan Kepala Kantor Distrik Yongsan Park Hee-young, juga menghadapi tuduhan kelalaian. Investigasi polisi dilakukan intensif oleh tim penyelidikan independen yang terdiri dari 500 petugas untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di Itaewon. Presiden Yoon Suk-yeol bersumpah bahwa mereka bakal dimintai pertanggungjawaban.

(jp)

Previous Article Pengamanan KTT G20 Bali, Ini Arahan Kakorlantas Polri ke 1.759 Personel
Next Article Jaktim Juara Umum Festial Olahraga Rakyat
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Aset Daerah, Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan
Jakarta 28 Agustus 2026
Pembangunan Rusun Hindari Beban Masyarakat Bertambah
Jakarta 28 Agustus 2026
Warga Apartemen Taman Rasuna Bergejolak, Wibi Andrino Siap Mediasi
Jakarta 28 Agustus 2026
Pencegahan Kebakaran Berbasis Warga, Hasan: APAR Itu Penting
Jakarta 28 Agustus 2026
Puluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta
Bisnis 28 Agustus 2026
Nasabah Mekaar Studi Banding Gratis, PNM Buka Jalan Inovasi Usaha Ultra Mikro
Bisnis 28 Agustus 2026
RSB Sahabat Paru Pertama di Banten Hadir, Walikota Sachrudin: Wujud Kolaborasi Eliminasi TBC
Bodetabek 28 Agustus 2026
PT IKPP Tangerang Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Lewat Pelatihan Eco Enzyme
Bodetabek 27 Agustus 2026
Turidi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
Bodetabek 26 Agustus 2026
Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut
Bisnis Jakarta Jakarta Utara 25 Agustus 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Penerus Mao Zedong, Posisi Xi Jinping Presiden 3 Periode Makin Menguat

Drone Tempur Israel Mampu Bawa 1 Ton Bom, Begini Detailnya

Cari Potongan Tubuh Abby Choi, Polisi Sisir Tempat Pembuangan Akhir

Pelajarnya Ditolak Masuk AS, Tiongkok: Kami Prihatin dan Protes!

Gempa Susulan di Turki yang Bikin Jalanan bak Ombak

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might also Like

Dunia

Menlu AS Minta Dunia Tak Tertipu Rusia yang Didukung Tiongkok

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 21 Maret 2023
Dunia

Kolam Tempat Yesus Sembuhkan Orang Buta Bakal Dibuka untuk Umum

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 6 Januari 2023
Dunia

Kans Warga Kulit Hitam AS Ditembak Aparat 2,5 Lebih Tinggi

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 30 Januari 2023
Dunia

Putin:Rusia Bukan Musuh Barat

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 28 Oktober 2022
Dunia

Pemilu Malaysia: Mahathir Kalah, Anwar Ibrahim-Muhyiddin Klaim Menang

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 20 November 2022
Dunia

Ledakan Dahsyat di Bangladesh, 19 Orang Tewas, Ratusan Lainnya Terluka

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 9 Maret 2023
Dunia

Joe Biden dan Xi Jinping akan Bertemu untuk Pertama Kalinya di Bali

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 11 November 2022
Dunia

Malaysia Kutuk Keras Aksi Pembakaran Alquran di Swedia

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 22 Januari 2023
Dunia

Eks Menpora Termuda Malaysia Mulai Disidang

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 28 Oktober 2022
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account