Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Bayi 4 Bulan Belum Bisa Tengkurap, apa Bahayanya?
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Kesehatan > Bayi 4 Bulan Belum Bisa Tengkurap, apa Bahayanya?
Kesehatan

Bayi 4 Bulan Belum Bisa Tengkurap, apa Bahayanya?

Wartajakarta 12 September 2023
Share
6 Min Read
SHARE

Bersama Meidya Sekarini Hapsari, S. Tr. Kes dan Doodle Exclusive Baby Care

 

Pertumbuhan dan perkembangan bayi sangat penting, apalagi dibarengin dengan kesesuaian pada usianya. Banyak orang tua yang kuatir akan ketidaksesuaian perkembangan tersebut, bahaya atau tidak ya?Simak penjelasan nya bersama Meidya Sekarini Hapsari, S. Tr. Kes dan Doodle Exclusive Baby Care berikut ini.

 

Tumbuh Kembang bayi seberapa penting harus diperhatikan? Dikatakan Meidya Sekarini Hapsari, S. Tr. Kes dalam wawancaranya bahwa rangkaian-rangkaian dan tahapan, pertumbuhan dan perkembangan bayi sangat penting untuk diperhatikan dan dipantau. Pertumbuhan dan perkembangan tersebut itu dilihat dari perkembangan yakni berat badan, tinggi badan. Hal yang perlu diperhatikan adalah perkembangan bayi dimana wajib disesuaikan dengan usianya. Salah satunya adalah fase tengkurap

 

“Fase tengkurap sangat penting untuk anak, karena yang masuk dalam fase tumbuh kembang yang biasanya muncuk mulai 3 hingga 7 bulan. Perkembangan anak berbeda-beda fase muncul 3 hingga 7 bulan,perlu dilatih jika usia 4-5 bulan baru hanya miring saja perlu distimulasi,”terang Fisioterapis Tumbuh Kembang RS Lira Medika, Karawang ini.

 

Sekar begitu panggilannya mengatakan jika usia 4 bulan disertai dengan Tanda-tanda setiap tengkurap lehernya tidak bisa menggangkat, tidak ada ketertarikan menarik benda, tidak bisa menoleh kekanan kekiri tidak ada interasi, sebaiknya perlu dikonsultasikan ke dokter spesialis anak. “Jika ciri-ciri tadi ada dianak anda sebaiknya dicek kedokter spesialis anak untuk mengetahui permasalahan pada anak. Menemukan ada tanda-tanda yang tidak sesuai dengan usianya, perlu dikonsultasikan lebih lanjut kepada dokter spesialis,”terangnya.

 

Ditambahkan lagi tengkurap sangat penting untuk tumbuh kembang anak dimana fungsinya melattih napas, melattih leher, melatih kordinasi, menjaga keseimbangan, melatih kekuatan otot bahu dan tangan. Tengkurap ini merupakan persiapan untuk merangkak dan berjalan. Sebelum berjalan harus bisa berjalan terlebih dahulu.

 

“Salah satu cara supaya bayi berkembang sesuai dengan usianya adalah lakukan stimulasi bayi supaya tengkurap sesuai dengan usianya. Dimulai dengan Tummy time bisa dilakukan mulai 1 hari, durasinya tidak perlu lama-lama cukup 1 menit. Semakin sering dilakukan tummy time sangat baik untuk perkembangan bayi. Boleh berkali-kali sesuai dengan kenyamanan bayi,”ungkap fisioterapi dari salah satu rumah sakit dikarawang ini.

 

Dalam live bersama Doodle Exclusive Baby Care beberapa waktu lalu dijelaskan bahwa tummy time sangat diremondasikan untuk dilakukan sejak dini, dan yang perlu diperhatikan adalah durasi lamanya anak Tummy Time. Perlu diketahui, bayi tidak diperbolehkan tummy time apabila setelah minum susu atau setelah makan. Selain tummy time, cara lain untuk anak tengkurap pada waktuntya yakni dengan memberikan sentuhan-sentuhan halus kepada anak. Juga pijat oksitosi juga bagus untuk perkembangan bayi, yakni bayi diletakan didada ibu yang juga mampu meperlancar Air Susu Ibu (ASI).

 

“Selain bounding, sentuhan-sentuhan lembut ini menjadi cara salah satu anak untuk belajar. Tidak boleh melakukan sentuhan-sentuhan terlalu menekan didaerah lipatan-lipatan lutut, selangkangan. Dan berikan minyak supaya memberikan kehangatan dan relaksasi untuk bayi misalnya saja gunakan minyak telon doodle yang memiliki banyak manfaat,”jelasnya lagi.

 

Saat memijat bayi gunakan Doodle Exclusive Telon Oil dengan wangi Green Tea. Banyak manfaat yang diberikan oleh Telon bayi ini, yakni memberikan rasa hangat dan nyaman pada tubuh bayi saat kita memberikan pijatan kepada bayi. Selain itu, Telon beraroma Green Tea ini juga membantu meredakan gejala masuk angina seperti kembung. Caranya cukup oleskan 5 sampai 10 tetes Doodle Exclusive Telon Oil pada dada, perut, pinggang dan telapak kaki. Gunakan setiap hari, terutama setelah mandi dan saat udara dingin yang mampu memberikan kehangatan untuk bayi.

 

Tanda-tanda bayi sudah siap untuk tengkurap, badan bayi akan miring kekanan dan kekiri, bila tengkurap kepala bayi biasanya akan melihat kanan dan kiri. Melihat ini, hanya perlu bantuan orang tua untuk melakukan stimulasi. Berat Badan sangat pengaruh untuk bayi tengkurap sesuai dengan usianya.

 

“Pada usia 3 hingga 7 bulan jika terlambat tengkurap, sebaiknya bisa dicek langsung kedokter spesialis. Bayi ini akan memiliki tanda-tanda tengkurap lehernya tidak bisa menggangkat, tidak ada ketertarikan menarik benda, tidak bisa menoleh kekanan kekiri, tidak perlu menunggu hingga 7 bulan. Hal ini akan sangat berpengaruh untuk tumbuh kembangnya. Apabila tengkurapnya terlambat maka berguling dan merangkak akan sulit. karena persiapan merangkak adalah tengkurap. Jika terlambat disatu fase akan berpengaruh ke fase berikutnya,”katanya kepada Doodle.

 

Untuk bayi yang bayi premature stimulasinya lebih ekstra daripada bayi yang lahir normal, Bayi premature karena lahir dengan organ yang belum matang sempurna. Bayi yang secar lahir tidak lewat jalur lahir, sehingga tidak ada stimulasi lewat dinding Rahim. untuk itu perlu ada stimulasi extra.

 

“Jangan kuatir jika bayinya belum bisa tenngkurap, walaupun nangis tidak apa2 karena itu merupakan proses pembelajaran. Jika tidak sesuai dengan fasenya lebih baik dicek kedokter spesialis anak. Untuk itu beriksn stimulasi sejak dini, supaya bayi kita berkembang sesuai dengan usianya,”tandasnya. (nlr)

 

 

Previous Article Majukan UMKM Indonesia, Bisa Tumbuh Kolaborasi dengan Rumah BUMN
Next Article Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Pangan Beras ke KPM di Cilegon, Banten
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Anak Muda
Nasional 7 Januari 2026
AKBP Boy Jumalolo Resmi Jabat Kapolres Tangsel Gantikan AKBP Victor Inkiriwang
Hukum 7 Januari 2026
GKB-NU Kecam Keras Intervensi Amerika Serikat dan Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Nasional 5 Januari 2026
Profil John Herdman Pelatih Timnas Indonesia
Nasional 3 Januari 2026
John Herdman Resmi jadi Pelatih Timnas Indonesia
Nasional 3 Januari 2026
GKB-NU Apresiasi Konsultasi Ulama di Pesantren Lirboyo, Dorong Muktamar PBNU Netral dan Damai
Nasional 26 Desember 2025
Pastikan Akses Listrik Merata di Kepulauan Nias, Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Program BPBL di Desa Hilisebua
Nasional 21 Desember 2025
Tinjau PLTMG Nias, Wapres Gibran Rakabuming Raka Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Jelang Natal dan Tahun Baru
Nasional 21 Desember 2025
Kunjungi Gereja BNKP Petrus Ombulata, Wapres Gibran Rakabuming Raka Pastikan Ibadah Natal Berlangsung Aman dan Khidmat
Nasional 21 Desember 2025
Jelang Natal, Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Sumut dan Sulut
Nasional 21 Desember 2025

You Might also Like

Kesehatan

Tujuh Kebiasaan Hidup Sehat pada Malam Hari

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 27 Mei 2022
Kesehatan

Waspada COVID-19 Varian Arcturus, Ini Tandanya!

Wartajakarta Wartajakarta 5 Mei 2023
Kesehatan

Luka Terasa Perih Saat Dibersihkan

Wartajakarta Wartajakarta 7 Februari 2023
Kesehatan

Cara Berhenti Merokok untuk Perokok Berat

Wartajakarta Wartajakarta 1 Maret 2023
Kesehatan

Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Serangga

Wartajakarta Wartajakarta 16 Februari 2023
Kesehatan

Buah untuk Pasien COVID-19

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 29 Juli 2022
Kesehatan

COVID-19 Subvarian Omicron XBB, Gejala, Awal Muncul, Bahaya, dan Pengobatan

Wartajakarta Wartajakarta 4 November 2022
Kesehatan

7 Manfaat Beras Merah untuk Diet dan Kesehatan Tubuh

Wartajakarta Wartajakarta 13 Desember 2023
Kesehatan

Cara Merawat Luka Tindik Telinga

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 13 September 2022
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account