Wartajakarta.id–Gempa berkekuatan 6,4 magnitudo mengguncang California, AS. Sedikitnya 2 orang tewas saat gempa terjadi.
”Para korban meninggal sebagai akibat dari keadaan darurat medis yang terjadi selama dan atau setelah gempa,” kata pejabat darurat Kabupaten Humboldt seperti dilansir dari LA Times, Rabu (21/12).
Gempa menyebabkan kerusakan di seluruh wilayah. Gempa itu juga menyebabkan puluhan ribu orang tanpa listrik di Humboldt County, menurut pihak berwenang. Gempa tersebut terjadi pada pukul 02.34 waktu setempat di lepas pantai sekitar 7,5 mil barat daya Ferndale, menurut Survei Geologi AS.
”Tidak ada potensi tsunami yang diperkirakan terjadi,” kata Kantor Sheriff Kabupaten Humboldt di Twitter.
Akan tetapi badan tersebut menyarankan warga untuk bersiap menghadapi gempa susulan. Menurut Kantor Sheriff, sedikitnya 11 orang menderita luka-luka.
”Ada satu kematian di Rio Dell selama gempa, tetapi tidak jelas apakah itu termasuk di antara dua kematian yang dilaporkan oleh Kantor Sheriff,” kata Mayor Debra Garnes Rio Dell.
Ada pula laporan di mana seseorang mengalami kesulitan bernapas. Orang tersebut mengalami serangan jantung dan petugas medis melakukan CPR. Dia dibawa ke rumah sakit tetapi tidak selamat.
”Ferndale, Fortuna, dan Rio Dell termasuk di antara daerah yang paling terpukul,” kata Direktur Kantor Layanan Darurat Gubernur California Mark Ghilarducci.
Sejumlah penduduk berbagi foto di media sosial tentang rumah yang hancur, dengan peralatan dan furnitur yang tertimpa. Ghilarducci mengatakan, gempa bisa dirasakan sejauh timur Redding dan sejauh selatan di Bay Area.
Ghilarducci mengatakan, negara bagian sudah mengirimkan peringatan dini, 10 detik sebelum gempa mengguncang ke sekitar 3 juta orang di California Utara. Setidaknya hal itu memberi penduduk kesempatan untuk turun, berlindung, dan bertahan atau pergi, ke suatu tempat menyelamatkan diri.
”Sistem itu beroperasi seperti yang kami harapkan dan kami telah bekerja untuk merancangnya,” ucap Ghilarducci.
(jp)