Wartajakarta.id – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dinobatkan sebagai Person of the Year versi majalah Time. Zelensky secara gigih memimpin negaranya melawan invasi Rusia. Zelensky bahkan mengalahkan Presiden Tiongkok Xi Jinping yang juga masuk nominasi.
Zelensky berusaha menguatkan pertahanan Ukraina dalam melawan serangan Rusia selama setahun ini. Ia telah menjadi tokoh global yang kerap berpidato dalam pertemuan puncak dan acara besar di seluruh dunia.
Zelensky sebelumnya adalah seorang komedian dan aktor sebelum menjadi Presiden Ukraina pada 2019. Ketika Rusia menginvasi Ukraina pada Februari awal tahun ini, Zelensky ditawari suaka oleh banyak negara, tetapi dia memutuskan untuk tetap tinggal.
Zelensky mengatakan bahwa dia ingin dikaitkan dengan komedian Charlie Chaplin yang mengkritik Adolf Hitler selama Perang Dunia II dan penulis George Orwell yang menulis melawan otoritarianisme.
“Saya telah mengangkat contoh Charlie Chaplin, bagaimana dia menggunakan senjata informasi selama Perang Dunia II untuk melawan fasisme,” katanya.
“Soalnya, ada seniman yang membantu masyarakat, karena mereka memiliki banyak pengagum, dan pengaruh mereka seringkali lebih kuat daripada artileri,” ungkapnya.
Dalam prosesnya, pesaing Zelensky sebagai Time’s Person of the Year adalah Xi Jinping, Mahkamah Agung AS, mantan Perwakilan AS Liz Cheney, MacKenzie Scott, Ron DeSantis, Menteri Keuangan Janet Yellen, pendukung keamanan senjata, dan pengunjuk rasa Iran. Elon Musk juga masuk nominasi. Tapi, Musk sudah menjadi Time’s Person of the Year edisi tahun lalu.
(jp)