Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Cara Merawat Luka Tindik Telinga
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Kesehatan > Cara Merawat Luka Tindik Telinga
Kesehatan

Cara Merawat Luka Tindik Telinga

Wartajakarta.id
13 September 2022
Share
6 Min Read
SHARE

Sebelum melakukan tindik (piercing) telinga, Anda harus terlebih dahulu memahami cara mengobati lukanya termasuk menggunakan salep. Salah-salah merawat luka bekas tindik, malah bisa menyebabkan infeksi. Bagaimana cara merawat agar luka tindik telinga cepat kering sehingga tidak menimbulkan luka? Selain menggunakan salep untuk tindik telinga, ada berbagai cara lainnya, lho! Yuk, simak lebih jauh!

Cara merawat luka tindik telinga agar cepat kering

Saat baru pertama kali menindik telinga, Anda harus membiarkan tindikan itu tetap terpasang sampai telinga Anda benar-benar sembuh.

Pastikan juga bila peralatan yang digunakan selama proses penindikan itu telah steril.

Jika tidak, kuman yang ada di permukaan kulit akan masuk ke dalam tempat penindikan. Parahnya lagi, kuman tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti infeksi telinga.

Itu sebabnya, Anda perlu tahu cara mengatasi luka tindik di telinga agar cepat kering, termasuk merawat dengan salep.

Adapun sejumlah cara yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mengatasi atau merawat luka tindik telinga, yakni sebagai berikut.

1. Tindikan cukup dibersihkan 2 kali dalam sehari

 

Setelah Anda melakukan tindik (piercing), pada masa penyembuhan luka tersebut wajib dibersihkan setiap hari.

Anda disarankan tidak terlalu sering membersihkan tindikan. Terlebih kalau luka tindik Anda belum mengering, hal ini akan memperlambat proses pengeringan luka tindik.

Anda cukup membersihkan area tindikan kira-kira cukup dua kali saja sehari, yakni setiap setelah mandi pagi dan sore.

Selain itu, sebaiknya lakukan cara merawat luka tindik ini tergantung dari rasa sensitivitas kulit dan seberapa banyak aktivitas yang Anda lakukan.

2. Cuci tangan dengan sabun antibakteri

Pastikan kalau Anda sudah membersihkan tangan dengan sabun antibakteri sebelum merawat atau membersihkan luka tindik di telinga.

Namun, saat membersihkan, lebih baik lapisi tangan Anda dengan sarung tangan lateks atau berbahan vinil.

Hindari menyentuh tindikan langsung dengan tangan terbuka. Pasalnya, menyentuh tindikan baru dengan jari kotor dapat menjadi penyebab infeksi telinga.

3. Gunakan kapas dan cairan pembersih

Ketika merawat luka tindik, Anda tidak bisa asal menggunakan cairan pembersih. Pasalnya, tidak semua cairan bereaksi baik terhadap luka tindik.

Anda bisa menggunakan cairan garam laut (cairan saline) yang bermanfaat untuk menyembuhkan luka tindik tanpa rasa sakit. Garam laut juga bisa mengurangi nyeri pada daerah tubuh yang ditindik.

Berikut tahapan menggunakan cairan saline yang tepat untuk merawat luka tindik telinga:

  1. Ambil ¼ sendok teh garam laut dan larutkan ke dalam 1 cangkir kecil air hangat bersih.
  2. Jangan berlebihan dalam menggunakan garam larut, karena yang ada bisa menyebabkan perih pada kulit.
  3. Gunakan kapas atau kain kasa yang dicelup ke dalam larutan air garam laut, kemudian oleskan ke luka tindik telinga.
  4. Bilas area tersebut dengan lembut, jangan terlalu ditekan dan jangan terlalu tipis juga sentuhannya.
  5. Usai membersihkan telinga dengan cara mengoleskan cairan garam, baru Anda bisa membilas luka tindik dengan air bersih dan diangin-anginkan agar cepat kerang.

4. Hindari tindikan dari debu dan kotoran

Jaga dan hindari luka piercing Anda dari debu atau kotoran. Jika tindikan terlalu sering mendapat tekanan atau gesekan dari luar, hal tersebut dapat membuat perhiasan tindik bergeser dan menimbulkan luka baru.

Anda juga bisa mencoba konsumsi vitamin C dan suplemen yang mengandung zinc (seng) agar luka jadi cepat sembuh dan terawat baik.

5. Mengoleskan salep

 

Jika untuk luka tindik yang terasa kering dan perih, jangan gunakan salep atau krim yang mengandung zat benzalkonium klorida.

Ini karena kandungan zat tersebut dapat mengiritasi luka bekas tindikan dan menunda proses penyembuhan luka tindik.

Mengutip Johns Hopkins All Children’s Hospital, disebutkan biasanya bekas tindikan akan menutup selama kurang lebih sekitar 4 sampai 6 minggu.

Nah, untuk membantu proses penyembuhan, Anda bisa menggunakan salep antibiotik yang dijual bebas guna meredakan luka tindik telinga.

Pada kasus yang lebih serius, misalnya luka di telinga mengeluarkan nanah, gunakan salep dengan kandungan kortikosteroid.

Cara merawat luka tindik yang satu ini bertujuan untuk membantu meredakan iritasi dan peradangan pada kulit yang luka.

Perlu diingat untuk baca terlebih dahulu aturan pakai yang tertera pada kemasan produk sebelum menggunakannya.

6. Memakai plester

Dalam situs Nationwide Childrens dijelaskan bahwa jangan berenang setidaknya selama 2—3 minggu setelah telinga ditindik.

Klorin dapat mengiritasi kulit dan bakteri di kolam dapat meningkatkan risiko infeksi.

Jika Anda ingin berenang atau berendam di air, kenakan plester luka anti air guna mencegah air dan bakteri lain masuk ke dalam luka tindik.

Pastikan juga jangan ada bekas sabun, sampo atapun krim tubuh yang tertinggal pada area tindikan untuk menghindari infeksi telinga.

Untuk mencegah infeksi, disarankan untuk melakukan tindik telinga dengan seorang profesional. Jangan lakukan itu di rumah. Pastikan juga peralatan yang digunakan untuk menindik itu steril.

(Hello Sehat)

Daftar Isi
Cara merawat luka tindik telinga agar cepat kering1. Tindikan cukup dibersihkan 2 kali dalam sehari2. Cuci tangan dengan sabun antibakteri3. Gunakan kapas dan cairan pembersih4. Hindari tindikan dari debu dan kotoran5. Mengoleskan salep6. Memakai plester
Previous Article Cara Aman Menghilangkan Kesusupan pada Kulit
Next Article Velvet Junior Rilis Produk Pakaian Bayi Berteknologi Anti Nyamuk
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Turidi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
Bodetabek
26 Agustus 2026
Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut
Bisnis Jakarta Jakarta Utara
25 Agustus 2026
Sekda Herman Suwarman Ajak Pegawai Semarakkan Maulid Nabi Bersama Masyarakat
Bodetabek
24 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Nasional
21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Nasional
21 Agustus 2026
Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional
21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional
Nasional
12 Agustus 2026
Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri
Hukum
12 Agustus 2026
Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba
Hukum
11 Agustus 2026
Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter
Hukum
11 Agustus 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Bayi 4 Bulan Belum Bisa Tengkurap, apa Bahayanya?
Pertolongan Pertama Luka Bakar Kimia
COVID-19 Subvarian Omicron XBB, Gejala, Awal Muncul, Bahaya, dan Pengobatan
Review Sunscreen Hanasui Collagen Water
Rekomendasi 10 Parfum Lokal Terbaik

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might also Like

Kesehatan

Jenis Perdarahan Luar dan Penanganannya

Wartajakarta
Wartajakarta
5 Januari 2023

Isi Tas Siaga Bencana dan Fungsinya

Wartajakarta
Wartajakarta
6 Desember 2022
Kesehatan

Rekomendasi Merk Pengharum Ruangan Terbaik

Wartajakarta
Wartajakarta
14 Juli 2023
Kesehatan

5 Cara Screening CV dengan Mudah dan Efisien

Wartajakarta
Wartajakarta
1 Februari 2023
Kesehatan

Buah untuk Pasien COVID-19

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
29 Juli 2022
Kesehatan

Cara Berhenti Merokok untuk Perokok Berat

Wartajakarta
Wartajakarta
1 Maret 2023
Kesehatan

Pertolongan Pertama Kena Gigitan Tomcat

Wartajakarta
Wartajakarta
15 Februari 2023
Kesehatan

10 Air Rekomendasi Purifier Terbaik yang Dapat Menyejukkan Ruangan

Wartajakarta
Wartajakarta
6 September 2023
Kesehatan

Apakah Nicotine Pouch Lebih Aman dari Rokok?

Wartajakarta
Wartajakarta
1 Februari 2024
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account