Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Nasional > Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031
Nasional

Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031

Wartajakarta.id 31 Agustus 2026
Share
6 Min Read
SHARE

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menghasilkan keputusan penting terkait kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031. KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031.

Daftar Isi
Gus Kikin Terpilih Secara Musyawarah MufakatPemilihan Ketum PBNU Diputuskan melalui AHWAKH Miftachul Akhyar Terpilih sebagai Rais Aam PBNULima Nama yang Masuk Bursa Calon Ketum PBNUProfil Singkat Gus KikinKepemimpinan Baru PBNU 2026-2031

Gus Kikin ditetapkan melalui musyawarah Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin, 31 Agustus 2026 pagi.

Keputusan tersebut dibacakan anggota AHWA, KH Anwar Iskandar, di hadapan peserta Muktamar ke-35 NU. Dari lima nama calon yang diajukan, AHWA secara mufakat memilih KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026-2031.

Gus Kikin Terpilih Secara Musyawarah Mufakat

Pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU berlangsung melalui mekanisme AHWA. Proses musyawarah penentuan Ketua Umum PBNU berlangsung sekitar 40 menit, mulai pukul 06.20 hingga 07.00 WIB.

KH Anwar Iskandar menyampaikan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah dari lima nama calon yang telah diajukan kepada AHWA.

Berita acara penetapan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU juga disepakati dan ditandatangani sembilan anggota AHWA. Mereka adalah KH Nurul Huda Jazuli, Tgk KH Nuruzzahri Yahya atau Waled Nu, KH Baharuddin HS, KH Miftachul Akhyar, KH Afifuddin Muhajir, KH Anwar Iskandar, KH Abun Bunyamin, KH Anwar Manshur, dan Prof KH Said Aqil Siroj.

Dengan demikian, Gus Kikin menjadi Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026-2031, menggantikan KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya yang memimpin PBNU pada periode sebelumnya.

Pemilihan Ketum PBNU Diputuskan melalui AHWA

Sebelum penetapan Ketua Umum, Muktamar ke-35 NU terlebih dahulu menentukan mekanisme pemilihan.

Dalam Sidang Pleno III Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Ahad, 30 Agustus 2026, peserta melakukan pemungutan suara tertutup untuk menentukan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU.

Dari total 552 suara dalam daftar pemilih tetap, sebanyak 401 suara memilih mekanisme AHWA, sementara 150 suara memilih mekanisme one man one vote. Satu suara dinyatakan tidak sah.

Hasil tersebut membuat proses pemilihan Ketua Umum PBNU dilanjutkan melalui AHWA setelah terlebih dahulu menetapkan Rais Aam PBNU.

KH Miftachul Akhyar Terpilih sebagai Rais Aam PBNU

Dalam rangkaian yang sama, AHWA secara mufakat menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU masa khidmah 2026-2031.

Penetapan Rais Aam dilakukan pada Ahad, 30 Agustus 2026 malam di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Musyawarah AHWA berlangsung sekitar satu jam, mulai pukul 21.00 hingga 22.00 WIB.

Setelah Rais Aam terpilih, proses kemudian dilanjutkan dengan persetujuan Rais Aam dan AHWA sebagai bagian dari mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU.

AHWA juga memberikan pesan agar Rais Aam terpilih mengayomi dan merangkul seluruh potensi yang ada di lingkungan NU sehingga seluruh unsur dapat bekerja bersama-sama dalam merawat dan mengurus organisasi.

Lima Nama yang Masuk Bursa Calon Ketum PBNU

Sebelum Gus Kikin ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU, Sidang Pleno V Muktamar ke-35 NU melakukan tabulasi nama-nama yang diusulkan oleh PCNU, PWNU, dan PCINU.

Lima nama dengan perolehan suara tertinggi yang memenuhi syarat untuk dibawa ke AHWA adalah:

  1. KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) – 472 suara
  2. KH Zulfa Mustofa – 262 suara
  3. KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) – 261 suara
  4. KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) – 258 suara
  5. KH Nusron Wahid – 207 suara

Nama-nama tersebut kemudian diserahkan kepada AHWA untuk dimusyawarahkan melalui sidang tertutup.

Selain lima nama tersebut, beberapa nama lain juga memperoleh suara dalam proses pengusulan, di antaranya KH Muhammad Yusuf Chudori, H Saifullah Yusuf, KH Abdul Ghaffar Rozin, H Gudfan Arif, dan H Kamaruddin Amin.

Profil Singkat Gus Kikin

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Ia lahir dan besar di Jombang serta memiliki pengalaman di bidang pesantren, bisnis, dan organisasi NU.

Dalam perjalanan profesionalnya, Gus Kikin pernah berkecimpung sebagai pengusaha. Salah satu perusahaan yang didirikannya adalah PT Energi Mineral Langgeng yang bergerak di bidang eksplorasi minyak dan gas bumi. Pengalaman tersebut turut membentuk perspektif manajerial dan ekonomi yang kemudian menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.

Gus Kikin kemudian kembali aktif di lingkungan pesantren setelah diminta membantu KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah sebagai Wakil Pengasuh Pesantren Tebuireng pada 2016.

Setelah Gus Sholah wafat pada 2020, Gus Kikin dipercaya menjadi Pengasuh ke-8 Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

Di lingkungan NU, Gus Kikin juga memiliki pengalaman organisasi yang cukup panjang. Pada Muktamar NU 2022, ia dipercaya menjadi salah satu Ketua PBNU yang membidangi ekonomi.

Selanjutnya, Gus Kikin dipercaya menjadi Ketua PWNU Jawa Timur dan kemudian terpilih sebagai Ketua PWNU Jawa Timur periode 2024-2029. Pada Muktamar ke-35 NU, ia akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026-2031.

Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031

Hasil Muktamar ke-35 NU menempatkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU dan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU untuk masa khidmah 2026-2031.

Penetapan Gus Kikin dilakukan melalui musyawarah mufakat AHWA, bukan melalui penghitungan suara langsung untuk memilih salah satu dari lima nama calon.

Setelah Ketua Umum PBNU terpilih, rangkaian Muktamar dilanjutkan dengan pembentukan tim formatur dan penutupan Muktamar ke-35 NU.

Hasil tersebut sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru PBNU untuk periode 2026-2031, dengan Gus Kikin berada di posisi Ketua Umum dan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam.

Previous Article Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti
Hukum 31 Agustus 2026
KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031
Nasional 31 Agustus 2026
Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari
Nasional 31 Agustus 2026
Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional 31 Agustus 2026
Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional 30 Agustus 2026
5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional 30 Agustus 2026
KH Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU Periode 2026-2031
Nasional 30 Agustus 2026
Saksikan FFSC 2026, Wakil Wali Kota Maryono Apresiasi Ketangkasan dan Kesiapsiagaan Personel Damkar Kota Tangerang
Bodetabek 30 Agustus 2026
Aset Daerah, Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan
Jakarta 28 Agustus 2026
Pembangunan Rusun Hindari Beban Masyarakat Bertambah
Jakarta 28 Agustus 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Nakes Nusantara Sehat Dievakuasi Aparat Pasca Konflik KKB di Papua Barat

Menhan Prabowo Subianto Kunjungi Komando Teritorial di Lombok

Menag Nasaruddin Umar Sampaikan Duka Wafatnya Tokoh Umat Buddha Indonesia

Penerapan Sistem Merit, Kemenag RI Gelar Asesmen Kompetensi Jabatan Pelaksana

Bertemu PM Norwegia Jonas Gahr Støre, Presiden Jokowi Bahas Kerja Sama Lingkungan Hidup hingga Situasi di Gaza

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might also Like

Nasional

Waspada DBD, Nyamuk Dengue Ganas di Suhu Tinggi

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 12 Juni 2023
Nasional

UGM Soal Ijazah Jokowi: Alumnus Fakultas Kehutanan, Wisuda 5 November 1985

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 15 April 2025
Nasional

Undang-undang Kesehatan Memberikan Porsi Kepada Masyarakat Untuk Berpartisipasi Dalam Pembangunan Kesehatan

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 21 September 2023
Nasional

Kemenkes Kejar Target Eliminasi NTDs di Indonesia

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 24 Februari 2023
Nasional

Presiden Jokowi Minta Kemhan Orkestrasi Informasi Intelijen Hankam

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 18 Januari 2023
Nasional

NasDem, PKB dan PKS Daftarkan Pasangan Capres-Cawapres Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar ke KPU RI

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 20 Oktober 2023
Nasional

Bertemu dengan Menhan Australia, Menhan Prabowo Subianto Harap Lebih Banyak Taruna RI Belajar di ADFA dan Duntroon

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 24 November 2022
Nasional

MOSMA Kemenag RI Antar Ratusan Putra Bangsa Kuliah di Luar Negeri

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 20 Agustus 2023
Nasional

Kemenkes: Kasus COVID-19 sub Varian Arcturus Bertambah

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 18 April 2023
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account