Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Lika-liku Karier Politik Anwar Ibrahim, Pernah Dipenjara Kini Jadi PM
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Dunia > Lika-liku Karier Politik Anwar Ibrahim, Pernah Dipenjara Kini Jadi PM
Dunia

Lika-liku Karier Politik Anwar Ibrahim, Pernah Dipenjara Kini Jadi PM

Wartajakarta.id 24 November 2022
Share
4 Min Read
SHARE

Wartajakarta.id – Perjalanan kiprah karir politikus Malaysia, Anwar Ibrahim, begitu panjang. Kini ia ditetapkan sebagai Perdana Menteri Malaysia oleh Raja, mengalahkan pesaingnya yakni Muhyiddin. Catatan rekam jejak Anwar Ibrahim tidak mulus untuk mencapai pucuk kepemimpinan, sebab ia pernah dipenjara karena kasus korupsi dan sodomi.

Lebih dari dua dekade setelah pemecatannya yang dramatis dari pemerintahan dan terjerat kasus hukum, pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim akhirnya menjadi PM. Anwar dinobatkan sebagai perdana menteri ke-10 Malaysia oleh raja negara itu pada Kamis (24/11). Ia mengalahkan Muhyiddin, seorang pemimpin nasionalis Melayu untuk meraih jabatan tertinggi setelah hasil pemilihan umum sempat buntu karena tak ada yang mencapai 50 persen suara.

Menjadi PM seolah akhir dari lika-liku perjalanan politik Anwar Ibrahim. Kariernya begitu panjang sejak tahun 1990an.

Ia mengawali karirnya dari mantan wakil perdana menteri yang pemecatan dan pemenjaraannya pada 1990-an menyebabkan protes jalanan besar-besaran dan gerakan reformasi yang meningkat menjadi kekuatan politik besar. Ini adalah kemenangan kedua bagi blok reformisnya, yang memenangkan pemilu 2018 tetapi kehilangan kekuasaan setelah 22 bulan karena perebutan kekuasaan yang menyebabkan kekacauan politik terus menerus.

Pemilu Sabtu lalu, yang seharusnya mengakhiri ketidakstabilan yang telah melahirkan tiga perdana menteri sejak 2018, malah menghasilkan ketidakpastian baru setelah tidak ada partai yang memenangkan mandat yang jelas. Aliansi Harapan multietnis Anwar, memimpin dengan 82 kursi, kurang dari 112 yang dibutuhkan untuk mayoritas. Aliansi Nasional sayap kanan Muhyiddin memenangkan 73 kursi, dengan sekutunya Partai Islam Pan-Malaysia muncul sebagai partai tunggal terbesar dengan 49 kursi.
Anwar muncul sebagai pemenang setelah blok-blok yang lebih kecil setuju untuk mendukungnya membentuk pemerintahan persatuan. Namun, dia menghadapi tugas berat dalam menjembatani perpecahan rasial yang semakin dalam setelah jajak pendapat hari Sabtu dan menghidupkan kembali ekonomi yang berjuang dengan kenaikan inflasi dan mata uang yang telah jatuh ke titik terlemahnya. Orang Melayu adalah dua pertiga dari 33 juta penduduk Malaysia, yang mencakup minoritas etnis Tionghoa dan India yang besar.

“Perjuangan politik Anwar berada pada tingkat yang sebanding dengan Nelson Mandela (Afrika Selatan), karena keduanya mengalami banyak penganiayaan dalam proses demokratisasi negara mereka,” kata Ei Sun Oh dari Institut Urusan Internasional Singapura.

“Diharapkan dengan Anwar yang bertanggung jawab, Malaysia dapat kembali ke masyarakat dan ekonomi yang lebih terbuka dan inklusif yang diharapkan akan mengembalikan pamornya di panggung dunia,” tambahnya.

Anwar, 75, sudah dua kali berada di puncak kekuasaan. Ia seorang pemimpin pemuda yang berapi-api. Anwar mendirikan sebuah gerakan pemuda Islam sebelum dia direkrut ke dalam Organisasi Nasional Melayu Bersatu yang berkuasa saat itu.

Dia menjadi wakil perdana menteri-cum-menteri keuangan pada 1990-an. Dia dipersiapkan untuk meneruskan jejak Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Akan tetapi dampak pahit atas krisis ekonomi Asia membuat Anwar dipecat pada September 1998. Ia ditahan tanpa pengadilan dan kemudian didakwa dengan sodomi dan korupsi.

Puluhan ribu orang turun ke jalan memprotes Anwar. Ketika Anwar dibawa ke pengadilan, ia dipenjara enam tahun karena sodomi pada 1999 dan setahun kemudian, dipenjara sembilan tahun lagi karena korupsi.

Menurut Anwar itu adalah konspirasi politik untuk mengakhiri kariernya. Kasusnya menuai kritik internasional, dengan Amnesti Internasional menyebut Anwar sebagai tahanan hati nurani.

Anwar dibebaskan pada 2004 setelah pengadilan tinggi Malaysia membatalkan hukuman sodomi, setahun setelah Mahathir mengundurkan diri sebagai perdana menteri setelah 22 tahun berkuasa. Tapi Anwar dipenjara untuk kedua kalinya karena sodomi pada tahun 2015

Namun, dia tidak menyerah. Dari sel penjaranya, Anwar berbaikan dengan Mahathir.

Mahathir menjadi pemimpin tertua di dunia pada usia 92 tahun setelah kemenangan tersebut. Anwar diampuni tak lama kemudian dan akan menggantikan Mahathir. Kini Anwar ditunjuk raja sebagai PM.

(jp)

Previous Article Pelaku Penusukan Pramudi Bus Transjakarta Dibekuk
Next Article Sudinkes Jaksel Raih Empat Penghargaan dari Kemenkes
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Aset Daerah, Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan
Jakarta 28 Agustus 2026
Pembangunan Rusun Hindari Beban Masyarakat Bertambah
Jakarta 28 Agustus 2026
Warga Apartemen Taman Rasuna Bergejolak, Wibi Andrino Siap Mediasi
Jakarta 28 Agustus 2026
Pencegahan Kebakaran Berbasis Warga, Hasan: APAR Itu Penting
Jakarta 28 Agustus 2026
Puluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta
Bisnis 28 Agustus 2026
Nasabah Mekaar Studi Banding Gratis, PNM Buka Jalan Inovasi Usaha Ultra Mikro
Bisnis 28 Agustus 2026
RSB Sahabat Paru Pertama di Banten Hadir, Walikota Sachrudin: Wujud Kolaborasi Eliminasi TBC
Bodetabek 28 Agustus 2026
PT IKPP Tangerang Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Lewat Pelatihan Eco Enzyme
Bodetabek 27 Agustus 2026
Turidi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
Bodetabek 26 Agustus 2026
Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut
Bisnis Jakarta Jakarta Utara 25 Agustus 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Penerus Mao Zedong, Posisi Xi Jinping Presiden 3 Periode Makin Menguat

Prangko Baru di Inggris Tampilkan Gambar Raja Charles Tanpa Mahkota

Kedubes Ukraina Diserang Bom Surat Misterius, Pegawai Luka-Luka

Pemerintah AS Khawatir Pasal-Pasal dalam KUHP Baru Indonesia

Menhan AS Bakal Kunjungi Indonesia, Petakan Arah Kemitraan Pertahanan

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might also Like

Dunia

Prayuth Ogah Lepas Jabatan PM Thailand, Pindah Partai, Maju Kembali

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 12 Januari 2023
Dunia

Tuntut Kenaikan Gaji, Ribuan Pegawai di Inggris Mogok Kerja

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 17 Maret 2023
Dunia

Kedekatan Indonesia-Turki, Delegasi RI Kunjungi RS Lapangan di Hassa

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 23 Februari 2023
Dunia

Korban Gempa Turki Terus Naik, Kini 3.381 Meninggal-20.426 Terluka

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 7 Februari 2023
Dunia

Prodemokrasi Tersudut, Ketua Oposisi Kamboja Divonis 27 Tahun Penjara

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 3 Maret 2023
Dunia

AS Ancam Tiongkok Ada Konsekuensi Serius jika Kirim Senjata ke Rusia

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 26 Februari 2023
Dunia

Jokowi Sampaikan Kekecewaan atas Sikap Junta Militer Myanmar

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 11 November 2022
Dunia

Elon Musk Jadi yang Pertama dalam Sejarah Kehilangan Harta USD 200 M

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 2 Januari 2023
Dunia

Remehkan Mesin Perang Rusia, Putin Tegur Keras Orang Kepercayaannya

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 8 November 2022
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account