Wartajakarta.id – Amerika Serikat menduga Tiongkok sedang mempersiapkan pasukan militernya untuk berperang melawan Taiwan. Kecurigaan itu diungkapkan oleh pensiunan letnan jenderal angkatan darat AS dan mantan penasihat keamanan nasional AS, HR McMaster.
McMaster menilai hubungan antara Tiongkok dan Taiwan menjadi semakin tegang. Sementara Taiwan menganggap dirinya terpisah dari Tiongkok, namun Beijing telah mengklaimnya sebagai miliknya.
Selama pembicaraan di Face the Nation CBS News, McMaster mengatakan bahwa Presiden Tiongkok Xi Jinping telah membuat rencananya untuk mengendalikan Taiwan berkali-kali. Tiongkok dinilai semakin agresif.
“Xi Jinping telah memperjelas, dalam pernyataannya, bahwa mereka akan menarik utuh kembali Tiongkok dengan memasukkan Taiwan,” kata HR McMaster. “Dan, persiapan sedang dilakukan,” tambah McMaster.
“Tiongkok menjadi semakin agresif, tidak hanya dari perspektif ekonomi dan keuangan dan perspektif diplomasi prajurit serigala, tetapi secara fisik, dengan militernya,” tegasnya.
Dan yang benar-benar mengganggu adalah, menurutnya, Xi Jinping sedang mempersiapkan orang-orang Tiongkok untuk perang. Apalagi hubungan antara Tiongkok dan Taiwan berkobar pada Agustus tahun lalu setelah kunjungan ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan.
(jp)