Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Wamenkes Dante Saksono Harbuwono Tekankan Pentingnya Kolaborasi Kemenkes-Universitas dalam Menurunkan Beban Penyakit Katastropik
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Nasional > Wamenkes Dante Saksono Harbuwono Tekankan Pentingnya Kolaborasi Kemenkes-Universitas dalam Menurunkan Beban Penyakit Katastropik
Nasional

Wamenkes Dante Saksono Harbuwono Tekankan Pentingnya Kolaborasi Kemenkes-Universitas dalam Menurunkan Beban Penyakit Katastropik

Wartajakarta.id
28 Februari 2023
Share
5 Min Read
SHARE

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono menekankan pentingnya menjaga sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan universitas untuk membantu menurunkan beban layanan katastropik seperti jantung, kanker, stroke dan ginjal. Salah satunya adalah Universitas Andalas, Padang.

Menurutnya upaya ini perlu diperkuat mengingat saat ini, Indonesia masih dihadapkan pada penyakit katastropik yang menyebabkan kematian tinggi sekaligus beban pembiayaan terbesar di Indonesia. Bahkan presentase keduanya terus meningkat setiap tahunnya.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan tahun 2022, beban pembiayaan penyakit tidak menular mencapai Rp 24.1 triliun. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2021, yang mana beban pembiayaannya sebesar Rp 17.9 triliun.

Tingginya kasus dan beban pembiayaan ini, lanjut Wamenkes dihadapkan pada beberapa berbagai hambatan diantaranya kurangnya akses ke layanan rumah sakit rujukan terutama di daerah terpencil, kurangnya kualitas layanan rumah sakit, waktu tunggu yang lama untuk mendapatkan layanan dan kurangnya pemerataan alat dan dokter spesialis di seluruh Indonesia.

Hambatan ini menjadi tantangan yang harus segera di selesaikan secara bersama-sama. Tidak hanya pemerintah, melainkan seluruh komponen bangsa termasuk didalamnya adalah pihak universitas.

“Kolaborasi universitas dengan pemerintah dalam membantu menurunkan beban katastropik sungguh sangat erat,” kata Wamenkes.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Orasi Ilmiah Pengukuhan Guru Besar Universitas Andalas bertajuk “Integrasi Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan Pada Era Post Genomic,” di Gedung Convention Hall, Padang, Senin (27/2).

Kolaborasi antara pemerintah dan universitas, lanjutnya, diharapkan bisa mempercepat pengendalian penyakit katastropik di Indonesia. Salah satu kontribusinya dengan merekomendasikan inovasi dan intervensi kesehatan untuk menjawab berbagai tantangan dan permasalahan kesehatan.

“Hari ini melalui pengukuhan 3 guru besar di Universitas Andalas diharapkan ketiganya bisa memberikan sumbangan untuk melakukan sinergisme tri dharma perguruan tinggi yakni pengabdian masyarakat, penelitian dan pendidikan untuk menciptakan ekosistem dimana kita bisa berkontribusi pada pembangunan kesehatan,” jelas Wamenkes.

Tiga guru besar yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. dr. Wirsma Arif Harahap,SpB(K)Onk sebagai Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Bedah dan Onkologi, Prof. Dr. dr. Aisyah Elliyanti, Sp.KN(K).M.Kes sebagai Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Kedokteran Nuklir dan Prof. dr. Hardisman, M.HID., Dr.PH., FRSPH sebagai Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Komunitas.

Wamenkes melanjutkan, implementasi dari tri dharma perguruan tinggi di sektor kesehatan bisa diwujudkan dalam beberapa hal, diantaranya :

1. Melakukan riset penyakit katastropik untuk mampu menghasilkan rekomendasi PNPK, best practice, atau evaluasi kebijakan

2. Mendidik tenaga kesehatan dengan meningkatkan jumlah dan kualitas tenaga kesehatan

3. Menghasilkan produk inovasi obat, alkes, atau teknologi lain yang dapat membantu pencegahan atau tatalaksana penyakit Katastropik

“Hanya dengan kolaborasi universitas dan Kementerian Kesehatan, maka penyakit katastropik yang kita hadapi bisa diturunkan bersama-sama,” ujar Wamenkes.

Rektor Universitas Andalas, Prof. Dr. Tulis Sri, S.H., M.H menyebutkan pihaknya siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk membantu penanganan penyakit katastropik di Indonesia, salah satunya dalam hal peningkatan produksi tenaga kesehatan.

Hal ini sejalan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan dan Perguruan Tinggi tentang penambahan kuota penerimaan mahasiswa kedokteran yang ditetapkan pada tahun 2022.

“Insya Allah langkah ini akan kami lakukan, tentu ini membutuhkan kesiapan kita. Kita tidak ingin menambah kuota daya tampung namun kekurangan fasilitas, karenanya kita siapkan semua sarana dan prasarananya,” katanya.

Ia melanjutkan, penambahan kuota penerimaan mahasiswa kedokteran juga berlaku untuk dokter spesialis.

“Melalui pak dekan, kepada semua teman-teman spesialis, PPDS dan dukungan RS jejaring, khusus untuk dokter spesialis kita tambah semuanya, tapi tetap dengan kriteria dan standar yang harus dipenuhi. Semua pendidikan harus berjalan dengan tertib, kualitasnya juga harus ditentukan,” jelasnya.

Untuk mewujudkan pendidikan kesehatan ini, Universitas Andalas akan didukung oleh 14 fakultas, yang mana 5 diantaranya adalah fakultas kesehatan yakni Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Farmasi, Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Keperawatan.

Tak hanya itu, ada juga Rumah Sakit Universitas Andalas yang telah dilengkapi dengan peralatan kesehatan yang canggih dan modern, salah satunya Linac.

Previous Article Memanas Lagi, AS Larang Ekspor Barang Elektronik Mahal ke Rusia
Next Article Kunjungan Kerja ke Thales UK, Wamenhan M Herindra Tekankan Kembali Pentingnya After-Sales Service dan Transfer of Technology (TOT)
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut
Bisnis Jakarta Jakarta Utara
25 Agustus 2026
Sekda Herman Suwarman Ajak Pegawai Semarakkan Maulid Nabi Bersama Masyarakat
Bodetabek
24 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Nasional
21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Nasional
21 Agustus 2026
Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional
21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional
Nasional
12 Agustus 2026
Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri
Hukum
12 Agustus 2026
Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba
Hukum
11 Agustus 2026
Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter
Hukum
11 Agustus 2026
Sasar Lokasi Rawan Cegah Kejahatan Malam, Polsek Pondok Aren Patroli Razia Stationer
Hukum
11 Agustus 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Hipertensi Disebut sebagai Silent Killer, Menkes Budi Imbau Rutin Cek Tekanan Darah
Kesan dan Harapan Para Peserta Istana Berkebaya
Pemimpin Selanjutnya Tentukan Indonesia Jadi Negara Maju, Presiden Jokowi: Peluangnya 13 Tahun ke Depan
Kemenag Buka Pendaftaran Program Sekolah Penyuluh dan Penghulu Aktor Resolusi Konflik
Bertemu Presiden ADB Masatsugu Asakawa, Presiden Jokowi Diskusikan Pertumbuhan Ekonomi ASEAN 2023

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might also Like

Nasional

Presiden Prabowo Subianto Dorong Agenda Pemberdayaan, Pemerintah Siapkan Langkah Strategis

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
3 Januari 2025
Nasional

Road Show ke Gereja, Pemerintah Cek Penyelenggaraan Misa dan Perayaan Natal 2024

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
25 Desember 2024
Nasional

Iriana Jokowi dan OASE KIM Belajar dan Bermain dengan Anak-anak di Sumatra Selatan

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
24 November 2022
Nasional

Wamenag: KPMN 2024 Bekali Peserta Semangat Kebangsaan

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
22 November 2024
Nasional

Mata Dunia Tertuju pada Indonesia, Presiden Jokowi: G20 Harus Berhasil

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
15 November 2022
Nasional

Tingkatkan Kompetensi SDM, Tim Pusdiklat Kemenag Belajar MEP di PSKK UGM

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
15 Agustus 2023
Nasional

4 Kesepakatan Kerja Sama Indonesia dan Timor-Leste

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
26 Januari 2024
Nasional

Hadiri PTIJK 2023, Presiden Jokowi Dorong Peningkatan Pengawasan Produk Keuangan

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
6 Februari 2023
Nasional

Presiden Jokowi Tegaskan Hilirisasi Tidak Hanya untuk Industri Besar tetapi Juga UKM

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
31 Agustus 2023
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account