Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Gencatan Senjata, Rusia-Ukraina Sama-Sama Klaim Masih Diserang
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Dunia > Gencatan Senjata, Rusia-Ukraina Sama-Sama Klaim Masih Diserang
Dunia

Gencatan Senjata, Rusia-Ukraina Sama-Sama Klaim Masih Diserang

Wartajakarta.id 7 Januari 2023
Share
3 Min Read
SHARE

Putin Siap Negosiasi asal Kiev Akui Wilayah yang Diduduki Moskow

Wartajakarta.id – Per pukul 09.00 GMT atau 16.00 WIB kemarin (6/1), seharusnya ada gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina untuk menghormati perayaan Natal kalangan Kristen Ortodoks yang jatuh hari ini (7/1). Penghentian adu senjata itu dijadwalkan berlangsung sampai pukul 21.00 GMT hari ini atau besok (8/1) dini hari pukul 04.00 WIB.

Tapi, sampai pukul 19.00 WIB tadi malam, kedua pihak masih saling klaim bahwa lawan terus saja melancarkan serangan.

Ukraina menyebut Rusia menyerang Kramatorsk di sebelah timur wilayah mereka. Rusia juga menuding serupa, tapi tak menyebut spesifik wilayah mereka sebelah mana yang diserbu.

Mengutip AFP, Presiden Rusia Vladimir Putin yang memerintahkan gencatan senjata 36 jam selama perayaan Natal. Baik di Rusia maupun Ukraina yang dulu sama-sama berada di bawah payung Uni Soviet, Natal dirayakan pada 7 Januari.

Instruksi itu juga tak lepas dari imbauan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan serta Pemimpin Kristen Ortodoks Rusia Patriakh Kirill. Instruksi tersebut juga dikeluarkan hanya sehari setelah Rusia mengalami kekalahan terburuk mereka dalam pertempuran di Makiivka, kota di sebelah timur Ukraina yang sebagian dikuasai pasukan pro-Rusia. Kiev menyebut 400 tentara Rusia tewas, bahkan sebagian kalangan di Moskow menyebut jumlahnya bisa lebih tinggi dari itu.

”Mempertimbangkan permintaan Yang Mulia Patriakh Kirill, saya memerintah menteri pertahanan untuk menerapkan gencatan senjata di semua wilayah konflik dengan Ukraina,” kata Putin dalam pernyataan resminya.

Tapi, sedari awal, Ukraina maupun negara-negara yang mendukungnya tak memercayai instruksi itu. ”Rusia harus meninggalkan dulu wilayah yang mereka duduki, baru setelah itu bisa ada perdamaian sementara,” kata Penasihat Presiden Ukraina Mykhailo Podolyak di Twitter akun pribadinya.

Dari Washington DC, Presiden Amerika Serikat Joe Biden juga senada. ”Dia (Putin) siap menyerang rumah sakit dan gereja pada 25 Desember dan tahun baru. Menurut saya, dia hanya berusaha menghela napas,” kata Biden.

Sejak menginvasi Ukraina pada 24 Februari tahun lalu, Rusia menguasai sebagian wilayah di selatan dan timur Ukraina. Tapi, Ukraina belakangan berhasil mengambil alih sebagian wilayah yang sebelumnya dikuasai lawan tersebut.

Sebelum merilis instruksi gencatan senjata, kepada Erdogan yang menghubunginya lewat telepon, Putin menyebut dirinya bersedia bernegosiasi dengan Ukraina. Syaratnya, Kiev mau mengakui kedaulatan Moskow di wilayah-wilayah yang mereka duduki.

Ukraina hampir pasti akan menolak persyaratan tersebut. Mereka sedang sangat percaya diri dengan kondisi di medan pertempuran. Apalagi, Barat juga berjanji terus mengirimkan bantuan peralatan militer.

AS dan Jerman dalam pernyataan bersama menyebut akan mengirimi Kiev kendaraan tempur buatan Bradley and Marder. Presiden Prancis Emmanuel Macron juga telah mengumumkan pada Rabu (4/1) lalu pengiriman tank AMX-10 RC. Itu menjadikan Prancis negara pertama yang mengirimkan peralatan militer sejenis itu ke Ukraina.

(jp)

Previous Article Tiongkok Darurat Covid-19, Pasien di Beijing Sulit Dapat Kamar RS
Next Article Penembakan di AS, Bocah 6 Tahun Tembak Gurunya, Kini Ditahan Polisi
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Turidi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
Bodetabek 26 Agustus 2026
Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut
Bisnis Jakarta Jakarta Utara 25 Agustus 2026
Sekda Herman Suwarman Ajak Pegawai Semarakkan Maulid Nabi Bersama Masyarakat
Bodetabek 24 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Nasional 21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Nasional 21 Agustus 2026
Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional 21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional
Nasional 12 Agustus 2026
Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri
Hukum 12 Agustus 2026
Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba
Hukum 11 Agustus 2026
Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter
Hukum 11 Agustus 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

50 Tahun Berlalu, Studi Ungkap Kematian Bruce Lee karena Minum Air

Pangeran Harry Ungkapkan Keinginan Akur Lagi dengan Ayah dan Kakaknya

Korut Tembakkan Dua Rudal Balistik Jarak Pendek ke Laut Jepang

Kronologi Detik-Detik Pesawat Jatuh di Tanzania, 19 Penumpang Tewas

Putin: Hubungan Rusia-Tiongkok Penting untuk Stabilitas Internasional

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might also Like

Dunia

Menlu AS Minta Dunia Tak Tertipu Rusia yang Didukung Tiongkok

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 21 Maret 2023
Dunia

Kim Jong-un untuk Pertama Kali Tampil Bersama Putrinya

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 21 November 2022
Dunia

Kasus Pengancaman kepada Band Radja di Malaysia Dilimpahkan ke JPU

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 14 Maret 2023
Dunia

Ahli Sebut Tiongkok Dihantam Tsunami Covid, 250 Juta Orang Tertular

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 25 Desember 2022
Dunia

Pelajarnya Ditolak Masuk AS, Tiongkok: Kami Prihatin dan Protes!

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 22 Februari 2023
Dunia

Pengamat Tiongkok Lihat Tanda-tanda Indonesia Jadi Kekuatan Global

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 17 November 2022
Dunia

Di Forum COP27, Ketua DPP Garda Pemuda NasDem Minta Perusahaan Libatkan Anak Muda dalam Melestarikan Lingkungan

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 16 November 2022
Dunia

Tentara Bayaran Rusia Klaim Pasukan Ukraina di Bakhmut Telah Terkepung

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 3 Maret 2023
Dunia

Zelenkiy Beri Gelar Pahlawan untuk Tentara yang Dieksekusi Rusia

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 13 Maret 2023
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account