Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Analisis Risiko Tunjukkan Wolbachia Aman Untuk Jangka Panjang
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Nasional > Analisis Risiko Tunjukkan Wolbachia Aman Untuk Jangka Panjang
Nasional

Analisis Risiko Tunjukkan Wolbachia Aman Untuk Jangka Panjang

Wartajakarta.id 27 November 2023
Share
3 Min Read
SHARE

Entomolog Institut Pertanian Bogor, Prof. Damayanti Buchori menegaskan bahwa penggunaan bakteri wolbachia untuk menekan demam berdarah dipastikan aman.

Kesimpulan ini didapatkan usai dilakukan analisis risiko nyamuk ber-wolbachia oleh tim independen bentukan Kemenkes dan Kemenristek Dikti pada tahun 2016 lalu. Tim independen terdiri dari 24 peneliti terbaik Indonesia dengan keahliannya masing-masing.

Prof Damayanti menjelaskan bahwa analisis risiko ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas dan dampak jangka panjang dari penerapan nyamuk ber-wolbachia terhadap manusia, hewan maupun lingkungan, mengingat penerapan wolbachia untuk mengatasi demam berdarah terbilang teknologi baru.

“Tujuan dari analisa risiko ini, karena wolbachia ini adalah teknologi baru, kita kan tidak tahu dampak lingkungannya bagaimana, sehingga analisa risiko ini untuk melihat jangka panjang, apa kira-kira dampak negatif di masa depan,” kata Prof Dama, Jumat (24/11).

Selama proses analisis risiko, para peneliti banyak mendiskusikan potensi-potensi yang mungkin akan terjadi di masa depan. Ada pun fokus diskusi menekankan pada 4 hal yakni risiko pada lingkungan, socio kultural dan ekonomi, managemen nyamuk dan public health.

“Pertama yang diidentifikasi adalah bahayanya. Bahaya apa yang akan terjadi di masa depan, dan itu kita identifikasi ada 56 bahaya. Kita juga tentukan waktunya. Akhirnya kita sepakat untuk memprediksi bahayanya dalam waktu 30 tahun kedepan seperti apa,” terangnya.

Hasilnya, penerapan teknologi nyamuk ber-wolbachia untuk menekan penyebaran virus demam berdarah aman, bahkan dalam jangka waktu 30 tahun ke depan risikonya dapat diabaikan.

“Dari matriks risiko, pada akhirnya keluarlah negligible risk, yakni penggunaan wolbachia dapat diabaikan dalam waktu 30 tahun. Namun, monitoring secara reguler perlu dilakukan untuk melihat perkembangannya,” paparnya.

Berbekal analisis risiko tersebut, Prof Adi Utarini selaku Peneliti Nyamuk Ber Wolbachia Universitas Gadjah Mada kian meyakini bahwa Wolbachia adalah bakteri alami bukan rekayasa genetika. Wolbachia juga aman untuk manusia, hewan dan lingkungan. Dari sini, penyebaran nyamuk aedes aegypti yang memiliki bakteri baik wolbachia pun diperluas.

“Pelepasan (nyamuk ber-wolbachia) awalnya dilakukan dari wilayah kecil di tingkat dusun, dan di fase menentukan untuk menunjukkan bagaimana efeknya untuk penurunan dengue, akhirnya dilakukan pelepasan dalam skala luas di Kota Yogyakarta,” katanya.

Hasilnya, penyebaran nyamuk ber-wolbachia untuk mengurangi demam berdarah terbukti efektif menurunkan angka kejadian dengue hingga 77 persen dan angka perawatan di rumah sakit sebesar 86 persen. Penggunaan fogging atau pengasapan perlahan juga turun.

Hasil dari kajian ini selanjutnya diajukan ke Badan Kesehatan Dunia (WHO), dan akhirnya di tahun 2021 nyamuk ber-wolbachia mendapatkan rekomendasi dari WHO. Dengan rekomendasi ini, penerapan teknologi wolbachia untuk mengatasi demam berdarah kian melengkapi Strategi Nasional Penanggulangan Dengue tahun 2021-2025.

 

Previous Article Menkes Budi G Sadikin Titipkan Tiga Pesan di Ulang Tahun RSCM ke-104
Next Article Presiden Jokowi Apresiasi Dedikasi dan Kontribusi Guru di Indonesia
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima
Nasional 6 Oktober 2026
Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Nasional 3 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten
Nasional 3 Oktober 2026
Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI
Nasional 2 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya
Nasional 2 Oktober 2026
Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo
Nasional 1 Oktober 2026
Listyo Sigit Prabowo Bakal Dilantik jadi KSP?
Nasional 1 Oktober 2026
Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri
Nasional 1 Oktober 2026
Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Nasional 1 Oktober 2026
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini Gantikan Listyo Sigit Prabowo
Nasional 1 Oktober 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might Also Like

Presiden Jokowi Targetkan Normalisasi Kali Ciliwung Rampung Akhir 2024

Menhan Prabowo Subianto Kunjungi Kamboja Temui PM dan Presiden Senat Kamboja

Menhan Prabowo Subianto Bertemu Gubernur Lemhannas, Diskusi Isu Pertahanan Terkini

Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Kediaman K.H. Ma’ruf Amin

Presiden Prabowo Subianto Serukan Penyederhanaan Regulasi untuk Kedaulatan Energi

You Might also Like

Nasional

Presiden Jokowi Terima Dewan Komisioner OJK dan Perwakilan Industri Jasa Keuangan

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 16 Januari 2023
Nasional

Buka Rakornas dan Musyawarah PBB, Presiden Jokowi Minta Semua Pihak Jaga Stabilitas di Tahun Politik

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 11 Januari 2023
Nasional

Menag Yaqut Cholil Qoumas Resmikan Empat Gedung Baru UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 28 Juli 2023
Nasional

Kemenag Siapkan 848,59 Miliar untuk SBSN Madrasah 2025

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 27 September 2024
Nasional

Presiden Jokowi Sebut Kondisi Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Baik

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 21 September 2023
Nasional

Indonesia Serahkan Estafet Presidensi G20 ke India

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 16 November 2022
Nasional

Kumpulkan Para Menteri, Presiden Jokowi: Jangan Sampai Ada Program Tidak Terselesaikan

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 2 Maret 2023
Nasional

Presiden Jokowi Nikmati Jamuan Santap Makan Malam Bersama PM Albanese

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 4 Juli 2023
Nasional

Usai Berpidato di Yordania, Prabowo Subianto Lanjutkan Kunjungan ke Arab Saudi

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 12 Juni 2024
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account