Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Imunisasi Tambahan untuk Optimalkan Kekebalan Tubuh Anak
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Nasional > Imunisasi Tambahan untuk Optimalkan Kekebalan Tubuh Anak
Nasional

Imunisasi Tambahan untuk Optimalkan Kekebalan Tubuh Anak

Wartajakarta.id 26 Oktober 2023
Share
5 Min Read
SHARE

Kementerian Kesehatan kenalkan kebijakan imunisasi antigen baru sebagai pelindung bagi masyarakat terhadap berbagai penyakit Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi atau PD3I

Direktur Pengelolaan Imunisasi dr. Prima Yosephine, MKM menyampaikan bahwa imunisasi merupakan salah satu upaya kesehatan yang sangat efektif dan murah karena sekali dilakukan akan mendapat tiga keuntungan.

Pertama adalah kekebalan atau benefit bagi keuntungan diri sendiri, orang yang mendapatkan imunisasi akan kebal terhadap penyakit tertentu dan vaksin yang disuntikkan akan membentuk antibodi. Kedua, anak akan terlindung dari penyakit. Penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi dan yang ketiga dapat mematahkan transmisi atau penularan bagi kelompok.

“Apabila anak tidak imunisasi okelah kalau dia hidup dilingkungan yang masyarakatnya telah mendapatkan imun, bagaimana kalau tidak. Terus ibunya membawanya keluar rumah atau sekedar bertemu dengan masyarakat yang sebagian besar belum mendapatkan imun. Tentu anak tersebut akan rawan terkena infeksi penyakit,” kata dr. Prima dalam temu media yang dilaksanakan secara luring di Kementerian Kesehatan pada Selasa (24/10).

dr. Prima melanjutkan, tentu hal ini sangat tidak diinginkan oleh setiap orang tua. Dirinya pun berharap masyarakat Indonesia mulai menyadari pentingnya pemberian imunisasi pada anak terlindungi dari PD3I.

Guna memberikan perlindungan tambahan, tahun ini Kementerian Kesehatan menambahkan 3 jenis antigen baru ke dalam program imunisasi rutin nasional antara lain imunisasi PCV (Pneumokokus Konjugasi), RV (Rotavirus), HPV (Human Papillomavirus) dan IPV 2 (Inactivated Poliovirus Vaccine). Dengan penambahan ini, maka jumlah imunisasi rutin wajib di Indonesia dari 11 vaksin menjadi 14 vaksin.

dr. Prima merinci pemberian Imunisasi PCV bertujuan untuk mencegah penyakit pneumonia atau radang paru-paru yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus, sementara imunisasi RV diberikan untuk mencegah penyakit diare yang disebabkan oleh bakteri rota.

Imunisasi HPV diberikan untuk mencegah kanker leher rahim atau kanker serviks yang merupakan penyebab kedua kematian terbanyak pada wanita. Selanjutnya, imunisasi IPV dosis kedua (IPV2) bertujuan untuk mencegah penyakit polio yang dapat mengakibatkan kelumpuhan seumur hidup bahkan kematian sekaligus mencapai Eradikasi Polio pada tahun 2026.

Selain menambahkan 3 antigen baru dalam program imunisasi rutin nasional, tahun ini Kementerian Kesehatan juga memperluas pemberian imunisasi Japanese Encephalitis (JE) untuk mencegah radang otak pada anak. Imunisasi JE pada tahun ini telah diberikan dan dimasukkan dalam program imunisasi rutin diwilayah endemis JE yakni Kalimantan Barat pada awal September 2023.

“Jenis-jenis imunisasi baru ini telah kami masukkan ke dalam program imunisasi nasional dan tahun ini sudah kita lakukan di semua daerah, kecuali JE yang hanya diberikan di Kalimantan Barat,” terangnya.

Semua jenis imunisasi diberikan secara gratis atau tanpa biaya. Sasaran bisa mendapatkannya melalui program kegiatan Bulan Imunisasi Anak sekolah (BIAS) maupun Puskesmas, Posyandu, klinik, dokter, rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Dr. Toto selaku Wakil Ketua Komisi Nasional PP KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) menyatakan bahwa empat antigen baru tersebut aman. Efek samping yang ditimbulkan pun cenderung ringan dan masih dapat dikendalikan.

Imunisasi Rotavirus misalnya, Dr. Toto mengatakan saat ini sudah banyak negara didunia yang memasukkannya dalam program imunisasi nasional dan data surveilans pasca lisensi mengenai profil keamanan vaksin, pada setiap manufaktur vaksin menunjukkan bahwa tidak terdapat masalah keamanan yang serius juga keamanan vaksin rotavirus secara rutin ditelaah oleh global advisory committee for Vaccine Safety (GACVS).

Begitu juga dengan imunisasi JE, tidak terdapat laporan KIPI yang serius hanya merasakan nyeri (21.1% subjek) dan bengkak ringan (14.1% subjek) pada 30 menit pasca vaksin. serta kemerahan (15.8% subjek) dan demam (0.8% subjek) pada 24 jam paca vaksinasi.

dr. Prima menekankan, penambahan antigen baru merupakan wujud komitmen pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada semua warga negara khususnya pada bayi dan anak dari penularan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) yang berakibat pada kecacatan dan kematian.

Sebagaimana yang diamanatkan UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 yang menyebutkan bahwa setiap anak berhak memperoleh imunisasi sesuai dengan ketentuan untuk mencegah terjadinya penyakit yang dapat dihindari melalui imunisasi.

dr. Prima pun berharap, upaya ini mendapatkan dukungan yang luas dari seluruh masyarakat utamanya dari orang tua agar memberikan buah hatinya imunisasi rutin lengkap sesuai ketentuan.

Dengan begitu, cakupan imunisasi rutin lengkap bisa semakin meningkat dan merata, tujuan imunisasi yakni terbentuknya kekebalan individu, kekebalan kelompok dan kekebalan lintas kelompok dapat tercapai.

Previous Article Indonesia dan Persatuan Emirat Arab Bekerja Sama Bangun Rumah Sakit Kardiologi
Next Article Astra Life dan PermataBank Luncurkan AVA Proteksi Pasti
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima
Nasional 6 Oktober 2026
Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Nasional 3 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten
Nasional 3 Oktober 2026
Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI
Nasional 2 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya
Nasional 2 Oktober 2026
Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo
Nasional 1 Oktober 2026
Listyo Sigit Prabowo Bakal Dilantik jadi KSP?
Nasional 1 Oktober 2026
Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri
Nasional 1 Oktober 2026
Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Nasional 1 Oktober 2026
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini Gantikan Listyo Sigit Prabowo
Nasional 1 Oktober 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might Also Like

Presiden Jokowi: Kenaikan Gaji ASN, TNI, dan Polri Diputuskan atas Pertimbangan Kondisi Perekonomian Negara

Kongres ISEI XXII, Presiden Jokowi Paparkan Tiga Tantangan

Presiden Jokowi Saksikan Pengucapan Sumpah/Janji Hakim Konstitusi di Istana Negara,

Presiden Jokowi Sambut Kunjungan Kenegaraan Presiden Iran di Istana Bogor

Ke Bali, Presiden Jokowi Hadiri Indonesia-Africa Forum

You Might also Like

Nasional

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 21 Agustus 2026
Nasional

Menkes Budi G Sadikin Tinjau Penanganan Stunting Berbasis Elektronik di Sumedang

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 11 Februari 2023
Nasional

Presiden Jokowi Istigasah dan Doa Bersama Rabithah Melayu-Banjar

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 17 Maret 2023
Nasional

Presiden Jokowi Sebut Kondisi Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Baik

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 21 September 2023
Nasional

Pengoperasian Moda LRT Jabodebek, Presiden Jokowi: Keamanan dan Keselamatan Harus Dilihat Betul

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 3 Agustus 2023
Nasional

Presiden Jokowi Instruksikan Jajarannya Tangani Titik Api Karhutla di Tanah Air

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 7 Oktober 2023
Nasional

Pemprov Kalimantan Timur Siap Mendukung dan Menyukseskan Pemilu Serentak 2024

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 17 Februari 2023
Nasional

Jelang Purnatugas, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Pamit dengan Keluarga Besar Istana

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 10 Oktober 2024
Nasional

Iduladha 2025: Hewan Kurban di Indonesia Tembus 1,8 Juta Ekor

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 22 Juni 2025
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account