Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Lebih dari Separo Populasi Dunia Bakal Alami Obesitas pada 2035
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Dunia > Lebih dari Separo Populasi Dunia Bakal Alami Obesitas pada 2035
Dunia

Lebih dari Separo Populasi Dunia Bakal Alami Obesitas pada 2035

Wartajakarta.id 3 Maret 2023
Share
3 Min Read
SHARE

Wartajakarta.id – Separo populasi dunia, bahkan lebih, bakal digolongkan sebagai obesitas atau kelebihan berat badan pada 2035. Hal itu akan benar-benar menjari kenyataan jika tidak ada tindakan yang diambil untuk mengatasi berat badan. Hal ini diperingatkan oleh World Obesity Federation (Federasi Obesitas Dunia) seperti laporan BBC.

Disebutkan bahwa lebih dari empat miliar orang akan terdampak dengan tingkat kenaikan tercepat dialami anak-anak. Negara berpenghasilan rendah atau menengah di Afrika dan Asia diperkirakan akan mengalami kenaikan terbesar.

Laporan tersebut memperkirakan biaya obesitas akan berjumlah lebih dari USD 4 triliun per tahun pada 2035.

Presiden Federasi Obesitas Dunia, Prof Louise Baur, menggambarkan temuan laporan tersebut sebagai peringatan yang jelas bagi negara-negara untuk segera bertindak atau bakal merasakan akibatnya pada masa depan.

Laporan tersebut secara khusus menyoroti peningkatan tingkat obesitas di kalangan anak-anak dan remaja. Diperkirakan akan meningkat dua kali lipat dari 2020 di antara anak laki-laki dan perempuan.

Prof Baur mengatakan tren itu sangat mengkhawatirkan dan pemerintah serta pembuat kebijakan di seluruh dunia perlu melakukan semua yang mereka bisa untuk menghindari biaya kesehatan, sosial, dan ekonomi yang dibebankan kepada generasi muda. Tentunya dengan melakukan mencegah peningkatan obesitas.

Efek prevalensi obesitas di negara-negara berpenghasilan rendah juga disorot dalam laporan tersebut. Sembilan dari 10 negara dengan perkiraan peningkatan obesitas terbesar secara global adalah negara berpenghasilan rendah atau menengah ke bawah di Afrika dan Asia.

Alasannya termasuk tren preferensi makanan yang diproses lebih tinggi, tingkat perilaku yang lebih tinggi, kebijakan yang lebih lemah untuk mengontrol pasokan dan pemasaran makanan, dan layanan kesehatan dengan sumber daya yang kurang baik untuk membantu manajemen berat badan dan pendidikan kesehatan.

Negara-negara berpenghasilan rendah sering kali paling tidak mampu menanggapi obesitas dan segala konsekuensinya.

Temuan memperkirakan bahwa kenaikan tingkat obesitas di seluruh dunia akan berdampak signifikan pada ekonomi global. Itu setara dengan 3 persen dari Produk Domestik Bruto global. Laporan tersebut menekankan bahwa pengakuannya atas dampak ekonomi dari obesitas sama sekali bukan cerminan kesalahan orang yang hidup dengan obesitas.

Data yang dipublikasikan dalam laporan tersebut akan dipresentasikan ke PBB pada Senin (6/3) mendatang.

Obesitas adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan seseorang dengan kelebihan lemak tubuh yang tinggi. Laporan tersebut menggunakan indeks massa tubuh (BMI) untuk membuat penilaiannya. BMI dihitung dengan membagi berat badan orang dewasa dengan kuadrat tinggi badan mereka.

(jp)

Previous Article AS Jual Senjata ke Taiwan, Tiongkok Protes Keras
Next Article Presiden Jokowi Minta Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas Cari Jalan Terbaik Selesaikan Persoalan Tenaga Non-ASN
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima
Nasional 6 Oktober 2026
Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Nasional 3 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten
Nasional 3 Oktober 2026
Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI
Nasional 2 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya
Nasional 2 Oktober 2026
Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo
Nasional 1 Oktober 2026
Listyo Sigit Prabowo Bakal Dilantik jadi KSP?
Nasional 1 Oktober 2026
Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri
Nasional 1 Oktober 2026
Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Nasional 1 Oktober 2026
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini Gantikan Listyo Sigit Prabowo
Nasional 1 Oktober 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might Also Like

Kim Jong-un untuk Pertama Kali Tampil Bersama Putrinya

Bersahaja Namun Tetap Menawan, Kate Middleton dengan Gaun Payet Merah

Pertolongan Korban Tragedi Itaewon Lambat Dikarenakan Jalan Padat

Klaim Pertama di Dunia, Tiongkok Bangun Kapal Induk Nirawak

Mahathir Mohamad Mundur setelah Kalah di Pemilu

You Might also Like

Dunia

PBB Ungkap Fakta Bumi sedang Menuju Krisis Air

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 23 Maret 2023
Dunia

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Minta Bantuan Sistem Pertahanan Udara ke Italia

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 26 Oktober 2022
Dunia

Terobosan Baru Tiongkok soal Lalu Lintas, Gunakan Robot Cone Canggih

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 8 Maret 2023
Dunia

Pengadilan Vatikan Putar Rekaman Percakapan Kardinal-Paus Fransiskus

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 24 November 2022
Dunia

Dipicu NATO, Rusia Makin Gencar Serang Ukraina, AS Bereaksi

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 1 Desember 2022
Dunia

Hubungan Turki-Swedia Memburuk, Diperparah Aksi Pembakaran Alquran

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 1 Februari 2023
Dunia

Respons Ledakan di Polandia, G7 Gelar Rapat Darurat di Sela KTT G20

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 16 November 2022
Dunia

Zelensky: Kami Belum Hancur, Kami Pasti Akan Menang!

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 24 Februari 2023
Dunia

Tiongkok Diprediksi Pulih dari Pandemi Covid-19 pada Pertengahan 2023

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 11 Desember 2022
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account