Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Aturan Diperketat, Anak-anak di Uni Eropa Dibatasi Bermain Game
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Dunia > Aturan Diperketat, Anak-anak di Uni Eropa Dibatasi Bermain Game
Dunia

Aturan Diperketat, Anak-anak di Uni Eropa Dibatasi Bermain Game

Wartajakarta.id 8 Februari 2023
Share
3 Min Read
SHARE

Wartajakarta.id – Industri game adalah salah satu bidang yang tumbuh dengan sangat cepat saat ini. Inilah yang banyak diinvestasikan oleh banyak perusahaan teknologi dari kelas rumahan sampai raksasa seperti Google, Microsoft, Apple, dan banyak lagi.

Akan tetapi, seperti banyak ceruk lainnya, ada masalah serius di dalamnya terkait dengan perlindungan hak pengguna atau konsumen. Inilah yang menjadi fokus Parlemen di Uni Eropa (UE) sekarang.

Para deputi memberikan perhatian khusus pada perlindungan hak-hak anak. European Parliament (EP) juga memutuskan untuk mendukung segmen video game dan menetapkan beberapa aturan di industri tersebut.

Laporan tersebut disiapkan oleh MEP Adriana Maldonado López (Spanyol) dan menerima 577 suara setuju, 56 menentang, dan 15 abstain. Laporan tersebut berbunyi bahwa pemain video game harus memiliki perlindungan yang lebih baik terhadap praktik manipulatif dan kecanduan bagi anak-anak.

Melalui akun Twitter resminya, Adriana menerangkan aturan tersebut, studio yang membuat game untuk anak-anak harus mempertimbangkan usia dan hak mereka. Penulis laporan tersebut juga mengatakan bahwa sektor video game memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar namun membutuhkan dukungan.

Laporan tersebut juga menyerukan aturan yang disepakati untuk memberi orang tua kontrol yang baik atas permainan apa yang dimainkan anak-anak. Berapa banyak waktu yang dihabiskan oleh buah hati mereka untuk bermain game juga termasuk yang diperhatikan.

Parlemen Eropa meminta info yang lebih jelas tentang konten, kebijakan pembelian dalam game, dan kelompok usia target game. Selain itu, pengembang game harus menghindari membuat game yang membuat ketagihan dan mempertimbangkan usia dan lagi-lagi terkait hak anak, apa yang boleh dan tidak boleh bagi anak.

Selain itu, pengembang video game tidak boleh menawarkan apa yang disebut praktik penambangan emas. Istilah ini mengacu pada penjualan item yang diperoleh dalam game dengan uang sungguhan. Parlemen Eropa menyebut kalau praktik ini bisa terkait dengan kejahatan keuangan dan melanggar hak asasi manusia

Selain itu, anggota EP ingin pengembang game menganalisis dampak dari loot box. Ini adalah fitur dalam video game yang dapat diakses selama bermain game atau dapat dibayar dengan uang sungguhan.

Dengan kata lain, mereka adalah paket misteri yang berisi berbagai item. Jadi pemain tidak tahu apa yang mereka dapatkan sampai mereka membukanya. Misalnya, tampilan baru untuk avatar dan item yang memengaruhi gameplay (seperti alat, senjata, level, peta, dll).

Tidak sia-sia, EP berjuang melawan loot box. Misalnya, pada 2018, pasar video game Eropa menghasilkan EUR 21 miliar atau berkisar Rp 341,5 triliun. Angka tersebut mewakili pertumbuhan 15 persen tahun-ke-tahun.

Sebanyak 34 persen omset adalah hasil dari pembelian dalam aplikasi dan program berbayar yang juga menyertakan loot box. Yang terakhir menimbulkan masalah perlindungan pembeli potensial. Karena mekanisme hadiah acak, loot box disebut sangat mirip dengan perjudian.

(jp)

Previous Article Sebanyak 123 WNI di Wilayah Gempa Turki Berhasil Dievakuasi, 1 Tewas
Next Article WNI Korban Tewas Akibat Gempa di Turki Dimakamkan di Kahramanmaras
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima
Nasional 6 Oktober 2026
Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Nasional 3 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten
Nasional 3 Oktober 2026
Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI
Nasional 2 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya
Nasional 2 Oktober 2026
Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo
Nasional 1 Oktober 2026
Listyo Sigit Prabowo Bakal Dilantik jadi KSP?
Nasional 1 Oktober 2026
Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri
Nasional 1 Oktober 2026
Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Nasional 1 Oktober 2026
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini Gantikan Listyo Sigit Prabowo
Nasional 1 Oktober 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might Also Like

Detik-detik Aquarium Raksasa di Berlin Pecah, 1.500 Ikan Mati, 2 Orang

Presiden Turki Dorong Ukraina Lanjutkan Ekspor Gandum Lewat Laut Hitam

Ogah Kalah dari Rusia dan Tiongkok, AS Uji Coba Rudal Hipersonik

Misteri Balon Udara Tiongkok yang Dinarasikan oleh AS untuk Spionase

Korban Gempa Turki Terus Naik, Kini 3.381 Meninggal-20.426 Terluka

You Might also Like

Dunia

Eks Pemain Newcastle-Chelsea Dilaporkan Hilang usai Gempa di Turki

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 7 Februari 2023
Dunia

Mendaki Gunung di California, Aktor Inggris Julian Sands Hilang

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 25 Januari 2023
Dunia

Klarifikasi Singapura Larang Film #LookAtMe Bertema Agama dan LGBT

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 19 Oktober 2022
Dunia

Jokowi Serukan Stop Kekerasan di Myanmar dalam Kunjungan ke Pnom Penh

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 11 November 2022
Dunia

PM Shtayyeh Sebut Indonesia di Pihak Palestina, Bukan Mediator Konflik

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 25 Oktober 2022
Dunia

Lebih dari Separo Populasi Dunia Bakal Alami Obesitas pada 2035

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 3 Maret 2023
Dunia

KBRI Ankara: Sejumlah WNI yang Hilang di Turki Masih dalam Pencarian

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 7 Februari 2023
Dunia

Menhan: Pemerintah Waspadai Dampak Peluncuran Rudal Balistik Korut

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 2 November 2022
Dunia

KTT ASEAN Akan Diawali Dengan Pertemuan Menlu

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 19 Januari 2023
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account