Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Indonesia Aman dari Gelombang Panas
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Nasional > Indonesia Aman dari Gelombang Panas
Nasional

Indonesia Aman dari Gelombang Panas

Wartajakarta.id 5 Mei 2024
Share
6 Min Read
SHARE

Saat sebagian Asia dilanda gelombang panas, BMKG memastikan Indonesia masih aman. Kenaikan suhu tetap harus diperhatikan oleh warga.

Cuaca panas ekstrem tengah terjadi di sejumlah kawasan di Asia. Semenjak pekan lalu hingga hari ini, hampir sebagian besar negara-negara di Asia Selatan masih terdampak gelombang panas atau heatwave.

Seiring itu, Badan Meteorologi di sejumlah negara Asia, seperti di Bangladesh, Myanmar, India, Tiongkok, Thailand, dan Laos telah menyampaikan adanya laporan kejadian suhu panas yang melebihi 40°C. Fenomena yang telah berlangsung beberapa hari belakangan itu bahkan mencatatkan sejumlah rekor baru suhu maksimum.

Sebut saja Badan Meteorologi Tiongkok (China Meteorological Administration/CMA) melaporkan, lebih dari 100 stasiun cuaca di negara itu mencatat suhu tertinggi sepanjang sejarah pengamatan instrumen untuk April ini. Sementara itu, di Jepang “panas yang luar biasa” juga teramati dalam beberapa hari terakhir.

Di Kumarkhali, sebuah kota di Distrik Kusthia, Bangladesh, menjadi daerah terpanas dengan suhu maksimum harian yang tercatat sebesar 51,2°C pada 17 April 2023. Sedangkan catatan yang ada menunjukkan, 10 kota terpanas di Asia lainnya terjadi sebagian besar di Myanmar dan India.

Di Asia Tenggara, selama dua tahun berturut-turut, memang terjadi cuaca panas ekstrem. Suhu yang cukup ekstrem juga terjadi pada April 2024, bertepatan dengan musim terpanas dan terkering dalam setahun di sebagian besar negara di Asia Tenggara.

Sebagaimana dilansir laman World Meteorological Organization (WMO), pada Kamis (2/5/2024), ada sejumlah hal yang menjadi penyebab kenaikan suhu panas di Asia Tenggara. Hal itu antara lain, laju percepatan indikator iklim. Disebutkan dalam laporan State of the Climate in Asia 2023, terjadi laju percepatan indikator perubahan iklim utama, seperti suhu permukaan, pencairan gletser, dan kenaikan permukaan air laut. Semua hal itu diyakini berdampak besar pada masyarakat, ekonomi, dan ekosistem di Asia.

Selain itu, ada juga penyebab lain, yakni gelombang panas laut. Diketahui, pada 2023, suhu permukaan laut di Samudra Pasifik barat laut merupakan yang tertinggi yang pernah tercatat. Bahkan Samudra Arktik turut mengalami gelombang panas laut.

Asia sendiri memang memanas lebih cepat dari rata-rata global. Sejak periode 1961–1990, tren pemanasan bahkan telah meningkat hampir dua kali lipat. Seiring itu, risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh panas ekstrem juga semakin meningkat.

Penyebab kenaikan suhu ekstrem lainnya adalah gelombang panas. Akibat gelombang panas, iklim menjadi tidak terkendali, hujan lebat, banjir besar, kekeringan selama bertahun-tahun, kebakaran hutan yang ekstrem, dan badai, semuanya terjadi lebih sering serta lebih intens.

Efek gas rumah kaca yang meningkat dengan cepat di atmosfer juga menjadi penyebab utama terjadinya peningkatan suhu panas. Ketika karbon dioksida, metana, dan gas-gas lainnya meningkat, gas-gas tersebut bertindak sebagai selimut, memerangkap panas dan menghangatkan planet ini.

Hal itu mengakibatkan suhu udara dan lautan di Bumi menjadi hangat. Pemanasan tersebut memengaruhi siklus air, mengubah pola cuaca, dan mencairkan es di daratan. Semua hal itu juga memperburuk cuaca ekstrem yang terjadi di bumi.

Tidak Terjadi di Indonesia

Bagaimana dengan kondisi di Indonesia, yang merupakan salah satu negara di Asia? Dalam siaran pers terkini dari Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) disampaikan bahwa gelompang panas di Asia memang masih terus berlangsung.

Kendati begitu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati memastikan, bencana alam itu tidak terjadi di Indonesia. Oleh karenanya, masyarakat diimbau untuk tidak mengalami kepanikan seiring menguatnya isu tersebut di kawasan.

Walau begitu, Dwikorita tetap mengimbau masyarakat di tanah air untuk terus menjaga kewaspadaan. Dia menyebutkan, saat ini di Indonesia, suhu maksimum harian tercatat mencapai 37,2°C. di stasiun pengamatan BMKG di Ciputat pada pekan lalu. Secara umum, suhu tertinggi yang tercatat di beberapa lokasi berada pada kisaran 34°C–36°C.  hingga saat ini.

“Fenomena udara panas yang terjadi di Indonesia belakangan, jika ditinjau secara lebih mendalam dengan dua penjelasan di atas secara karakteristik fenomena maupun secara indikator statistik pengamatan suhu, tidak termasuk ke dalam kategori gelombang panas, karena tidak memenuhi kondisi-kondisi tersebut,” katanya.

Suhu panas April di wilayah Asia, lanjut Dwikorita, secara klimatologis dipengaruhi oleh gerak semu matahari. BMKG juga menilai, hal itu merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun, sehingga potensi suhu panas seperti ini juga dapat berulang pada periode yang sama setiap tahunnya.

Kendati demikian pihaknya merekomendasikan untuk meminimalkan waktu di bawah paparan matahari antara pukul 10.00 WIB–16.00 WIB dan direkomendasikan mengoleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap dua jam untuk melindungi kulit.

Sementara itu, Deputi Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan, merujuk pada data rekapitulasi meteorologi BMKG selama 24 jam terakhir suhu sebagian besar wilayah Indonesia cukup meningkat sebesar lima derajat di atas suhu rata-rata maksimum harian, dan sudah bertahan sekitar lebih dari lima hari.

Peningkatan suhu tersebut teramati melanda mulai dari Jayapura, Papua (35,6°C), Surabaya, Jawa Timur (35,4°C), Palangka Raya, Kalimantan Tengah (35,3°C), Pekanbaru-Melawi, Kalimantan Barat, Sabang, Aceh, dan DKI Jakarta (34,4°C).

“Namun, peningkatan suhu itu tidak sama dengan apa yang dialami sejumlah negara Asia lain seperti Myanmar, Thailand, India, Bangladesh, Nepal dan Tiongkok,” pungkasnya, di Jakarta.

 

Previous Article Ini Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ APBD Tahun 2023
Next Article Presiden Jokowi Apresiasi Pameran Periklindo Electric Vehicle Show 2024
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

PT IKPP Tangerang Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Lewat Pelatihan Eco Enzyme
Bodetabek 27 Agustus 2026
Turidi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
Bodetabek 26 Agustus 2026
Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut
Bisnis Jakarta Jakarta Utara 25 Agustus 2026
Sekda Herman Suwarman Ajak Pegawai Semarakkan Maulid Nabi Bersama Masyarakat
Bodetabek 24 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Nasional 21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Nasional 21 Agustus 2026
Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional 21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional
Nasional 12 Agustus 2026
Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri
Hukum 12 Agustus 2026
Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba
Hukum 11 Agustus 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tinjau Raimuna Nasional XII di Bumi Perkemahan Cibubur

Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Resmi ke-10 Konferensi Umum UNESCO

KTT ke-42 ASEAN, Presiden Jokowi Tekankan Prinsip Kolaborasi dan Kerja Sama

Presiden Jokowi Tekankan Polri Harus Lincah, Adaptif, hingga Kuasai Iptek

Serahkan DIPA dan TKD 2024, Presiden Jokowi Tekankan Anggaran Harus Tepat Sasaran

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might also Like

Nasional

Menkeu Sri Mulyani Indrawati Beberkan Tindak Lanjut Tiga Agenda Prioritas Presidensi G20 Indonesia

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 28 November 2022
Nasional

Menhan Prabowo Subianto Ungkap Pentingnya Jawa Timur Bagi Pertahanan Indonesia

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 13 Februari 2023
Nasional

Inilah Rangkaian Agenda HUT ke-79 RI di IKN dan Istana Merdeka

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 7 Agustus 2024
Nasional

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Semantok di Nganjuk

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 20 Desember 2022
Nasional

Kasus TBC Tinggi Karena Perbaikan Sistem Deteksi dan Pelaporan

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 29 Januari 2024

PPKM Seluruh Indonesia Diperpanjang Hingga 9 Januari 2023

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 6 Desember 2022
Nasional

Menkes Budi Gunadi Sadikin: Jangan Biarkan Nila Setitik Merusak Susu Sebelanga

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 22 April 2025
Nasional

5 Tips untuk Jemaah Haji yang Baru Tiba di Tanah Suci

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 15 Mei 2025
Nasional

Spirit Deklarasi Istiqlal, Kemenag Usung Masjid Ramah untuk Pelestarian Lingkungan

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 12 Desember 2024
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account