Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Dunia > Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Dunia

Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025

Wartajakarta.id 27 Maret 2026
Share
1 Min Read
SHARE

Presiden Prabowo Subianto disebut pernah menolak keikutsertaan kapal perang Iran dalam ajang The Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) di Bali pada 2025. Keputusan tersebut dinilai masih diingat oleh pihak Iran hingga saat ini.

Hal itu disampaikan Direktur The National Maritime Institute, Siswanto Rusdi, dalam sebuah program diskusi.

Menurut Siswanto, saat itu Iran telah mengirimkan dua kapal perang untuk mengikuti latihan multilateral tersebut. Namun, kedua kapal tersebut ditolak masuk ke perairan Indonesia.

“Iran sudah kirim dua kapal perang, salah satunya bahkan belum lama ini ditembak dalam konflik melawan Israel dan Amerika Serikat. Tapi waktu itu ditolak masuk,” ujar Siswanto.

Ia menilai, keputusan tersebut berpotensi meninggalkan kesan diplomatik bagi Iran terhadap Indonesia. Menurutnya, sikap tersebut bisa dianggap sebagai bentuk ketidakkonsistenan dalam hubungan pertemanan antarnegara.

“Itu akan dicatat oleh Iran, sebagai teman kok begitu. Iran sekarang sedang menunggu, kalau lo teman gua, buktikan,” kata dia.

Pernyataan tersebut disampaikan Siswanto dalam program To The Point Aja yang tayang di kanal YouTube SINDOnews pada Kamis, 26 Maret 2026 pukul 19.00 WIB.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah Indonesia terkait pernyataan tersebut maupun latar belakang penolakan kapal perang Iran dalam ajang MNEK 2025.

Previous Article Respons Layanan 110, Polres Tangsel Evakuasi Pohon Tumbang dan Atur Lalin di Pamulang
Next Article Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Sekda Herman Suwarman Ajak Pegawai Semarakkan Maulid Nabi Bersama Masyarakat
Bodetabek 24 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Nasional 21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Nasional 21 Agustus 2026
Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional 21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional
Nasional 12 Agustus 2026
Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri
Hukum 12 Agustus 2026
Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba
Hukum 11 Agustus 2026
Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter
Hukum 11 Agustus 2026
Sasar Lokasi Rawan Cegah Kejahatan Malam, Polsek Pondok Aren Patroli Razia Stationer
Hukum 11 Agustus 2026
Polsek Cisauk Salurkan 5.000 Liter Air Bersih ke Kampung Koceak
Hukum 11 Agustus 2026

You Might also Like

Dunia

Kawasan Perkemahan di Malaysia Longsor, 19 Orang Tewas, 14 Hilang

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 17 Desember 2022
Dunia

Zelensky: Kami Belum Hancur, Kami Pasti Akan Menang!

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 24 Februari 2023
Dunia

Lagi, Elon Musk PHK Massal Karyawan Twitter

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 2 Maret 2023
Dunia

Menentang Netanyahu, Menhan Israel Dipecat, Ratusan Ribu Warga Berang

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 28 Maret 2023
Dunia

Usai Serang Syria, AS Tegaskan Tak Ingin Perluas Konflik dengan Iran

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 25 Maret 2023
Dunia

GKB-NU: Board of Peace Harus Jadi Instrumen Perdamaian Multilateral, Bukan Legitimasi Sepihak Israel

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 26 Januari 2026
Dunia

Pertemuan Menkeu G20 Berakhir, Pandangan soal Rusia-Ukraina Terbelah

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 26 Februari 2023
Dunia

Tiongkok Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Mendiang Jiang Zemin

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 1 Desember 2022
Dunia

Mobil Tesla Terlibat Kecelakaan Maut di Tiongkok, 1 Orang Tewas

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 18 Februari 2023
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account