Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Waspada COVID-19 Varian Arcturus, Ini Tandanya!
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Kesehatan > Waspada COVID-19 Varian Arcturus, Ini Tandanya!
Kesehatan

Waspada COVID-19 Varian Arcturus, Ini Tandanya!

Wartajakarta
5 Mei 2023
Share
6 Min Read
SHARE

Apa itu COVID-19 varian Arcturus?

Varian Arcturus adalah subvarian atau turunan varian Omicron yang pertama kali ditemukan di India pada 23 Januari 2023. Arcturus juga dikenal sebagai subvarian Omicron XBB.1.16.

Julukan varian Arcturus sendiri diambil dari nama bintang paling terang yang terlihat di belahan bumi utara.

Menurut Kemenkes RI, varian COVID-19 ini adalah penggabungan antara BA.2.10.1 dan BA.2.75 dengan tiga mutasi pada spike protein, yakni E180V, F486P, dan K478R.

Selanjutnya, mutasi pada K478R membuat virus SARS-CoV-2 varian Arcturus sangat kebal terhadap antibodi yang tertinggal dalam tubuh dari infeksi COVID-19 sebelumnya.

Hal ini juga terkait dengan kemampuan virus untuk lebih cepat menyebar serta menyebabkan infeksi.

Sampai saat ini, belum terdapat data yang menunjukkan bahwa salah satu dari 600 subvarian Omicron ini meningkatkan keparahan dan kematian pada orang yang terinfeksi.

Akan tetapi, tingkat penularannya yang cukup tinggi membuat varian COVID-19 ini masuk ke dalam daftar variant of interest (VoI).

Varian Arcturus termasuk ke dalam variant of interest 

 

Subvarian Omicron XBB.1.16 pertama kali ditemukan pada Januari dan telah dipantau oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak 22 Maret 2023 lalu.

Laporan terbaru dari WHO pada 20 April 2023 telah meningkatkan status varian Arcturus ini dari variant under monitoring (VuM) menjadi variant of interest (VoI).

Peningkatan status ini dilakukan karena kecepatan penularan varian Arcturus yang lebih tinggi daripada varian COVID-19 lain sehingga memicu kenaikan kasus di beberapa negara.

WHO mencatat XBB.1.16 telah dilaporkan di 31 negara, seperti India, Inggris, serta Indonesia.

Selain dari XBB.1.16, WHO saat ini juga sedang melacak satu varian COVID-19 lainnya, yakni XBB.1.5 atau yang lebih dikenal dengan varian Kraken.

Data terakhir dari WHO menunjukkan bahwa varian Kraken atau XBB.1.5 dilaporkan di lebih dari 96 negara di seluruh dunia.

Dikutip dari The Independent, para ilmuwan dari Universitas Tokyo menemukan varian Arcturus bisa menyebar 1,17 hingga 1,27 kali lebih cepat dibandingkan dengan varian Kraken. Selain itu, hasil pengamatan juga menunjukkan varian Arcturus lebih kebal terhadap antibodi COVID-19 dalam tubuh orang yang terinfeksi.

Tanda dan gejala COVID-19 varian Arcturus

Sebagai salah satu subvariannya, orang yang terinfeksi varian Arcturus kemungkinan juga akan mengalami gejala varian Omicron. Beberapa gejala yang umum, meliputi:

  • pilek,
  • sakit kepala,
  • kelelahan,
  • bersin terus-menerus, dan
  • sakit tenggorokan.

Laporan dari dokter spesialis anak di India juga menunjukkan infeksi varian Arcturus pada anak terkait dengan konjungtivitis. Kondisi ini ditandai dengan mata merah, bengkak, dan nyeri.

Berbeda dengan kasus pada umumnya, konjungtivitis akibat varian COVID-19 ini dapat disertai dengan nyeri yang lebih parah, pandangan kabur, dan kepekaan berlebih terhadap cahaya (fotofobia).

Selain itu, varian XBB.1.16 juga dikaitkan dengan gejala demam yang lebih tinggi dibandingkan varian Omicron yang jarang menyebabkan peningkatan suhu tubuh.

Demam tinggi pada varian Arcturus disebabkan oleh adanya respons peradangan tubuh yang lebih khas dibandingkan dengan infeksi varian COVID-19 lainnya.

Siapa yang lebih berisiko terinfeksi varian Arcturus?

Meski belum dilaporkan dapat menyebabkan gejala yang parah dan bahkan kematian, beberapa kelompok berikut ini berisiko lebih tinggi untuk terinfeksi virus SARS-CoV-2 varian Arcturus.

1. Orang dengan penyakit bawaan

Infeksi COVID-19 lebih umum terjadi pada orang yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, dan gangguan pernapasan.

Berbagai penyakit tersebut bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh sehingga pengidapnya lebih mudah terkena infeksi virus, termasuk COVID-19.

2. Lansia

Orang lanjut usia (lansia) lebih rentan terhadap COVID-19 karena kerja sistem kekebalan tubuh yang menurun seiring bertambahnya usia.

Selain itu, banyak lansia juga memiliki penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke, yang cenderung meningkatkan risiko mereka untuk terinfeksi.

3. Belum vaksinasi

Vaksinasi COVID-19 dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi dampak berat dari infeksi virus yang Anda alami.

Orang yang tidak memperoleh vaksin COVID-19 pada umumnya mengalami gejala yang lebih parah dan berisiko mengalami komplikasi serius, termasuk kematian.

Maka dari itu, penting bagi Anda untuk segera mendapatkan vaksin dosis primer dan booster.

Meski PPKM di Indonesia sudah resmi dicabut, Anda tetap perlu selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menerapkan perilaku hidup sehat.

Jangan lupa juga untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala yang dicurigai sebagai COVID-19.

  • Varian Arcturus atau XBB.1.16 merupakan subvarian atau turunan varian Omicron.
  • WHO telah memasukkan COVID-19 varian XBB.1.16 ke dalam daftar variant of interest (VoI) karena tingkat penularannya yang tinggi dan lebih kebal terhadap antibodi.
  • Orang yang terinfeksi varian ini bisa mengalami gejala berupa pilek, sakit kepala, kelelahan, sakit tenggorokan, demam tinggi, dan konjungtivitis.
  • Pengidap komorbid, lansia, dan orang yang belum vaksinasi berisiko tinggi terinfeksi varian COVID-19 ini.
  • Segera dapatkan vaksin COVID-19 primer dan booster untuk mencegah penularan dan mengurangi keparahan gejalanya.

(Hello Sehat)

Daftar Isi
Apa itu COVID-19 varian Arcturus?Varian Arcturus termasuk ke dalam variant of interest Tanda dan gejala COVID-19 varian ArcturusSiapa yang lebih berisiko terinfeksi varian Arcturus?1. Orang dengan penyakit bawaan2. Lansia3. Belum vaksinasi
Previous Article Kunjungi Lampung, Presiden Jokowi Didampingi Menteri Basuki Hadimuljono, Erick Thohir, Hingga Zulkifli Hasan
Next Article Pemerintah Segera Upayakan Evakuasi 20 WNI Korban TPPO dari Myanmar
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut
Bisnis Jakarta Jakarta Utara
25 Agustus 2026
Sekda Herman Suwarman Ajak Pegawai Semarakkan Maulid Nabi Bersama Masyarakat
Bodetabek
24 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Nasional
21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Nasional
21 Agustus 2026
Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional
21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional
Nasional
12 Agustus 2026
Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri
Hukum
12 Agustus 2026
Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba
Hukum
11 Agustus 2026
Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter
Hukum
11 Agustus 2026
Sasar Lokasi Rawan Cegah Kejahatan Malam, Polsek Pondok Aren Patroli Razia Stationer
Hukum
11 Agustus 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Inilah Perbedaan Sabun Wajah Pria dan Wanita
Rekomendasi Merk Pengharum Ruangan Terbaik
Tujuh Kebiasaan Hidup Sehat pada Malam Hari
10 Air Rekomendasi Purifier Terbaik yang Dapat Menyejukkan Ruangan
7 Manfaat Beras Merah untuk Diet dan Kesehatan Tubuh

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might also Like

Kesehatan

Digigit Laba-laba Apakah Berbahaya?

Wartajakarta
Wartajakarta
11 Januari 2023
Kesehatan

Ciri Pengguna Ganja

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
6 September 2022
Kesehatan

Bayi 4 Bulan Belum Bisa Tengkurap, apa Bahayanya?

Wartajakarta
Wartajakarta
12 September 2023
Kesehatan

SBCC Diikuti 1.345 Peserta, Maryono: Komitmen Lestarikan Budaya dan Cetak Atlet Silat

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
2 Mei 2025
Kesehatan

Apakah Nicotine Pouch Lebih Aman dari Rokok?

Wartajakarta
Wartajakarta
1 Februari 2024

Isi Tas Siaga Bencana dan Fungsinya

Wartajakarta
Wartajakarta
6 Desember 2022
Kesehatan

Penyebab WC Mampet dan Cara Mengatasinya

Wartajakarta
Wartajakarta
16 Februari 2023
Kesehatan

Pertolongan Pertama Luka Bakar Kimia

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
6 September 2022
Kesehatan

Pahami Perbedaan Quilt Cover, Bed Cover, dan Duvet

Wartajakarta
Wartajakarta
29 Juli 2023
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account