Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Akhirnya Arab Saudi dan Iran Berbaikan Usai Putus Hubungan 7 Tahun
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Dunia > Akhirnya Arab Saudi dan Iran Berbaikan Usai Putus Hubungan 7 Tahun
Dunia

Akhirnya Arab Saudi dan Iran Berbaikan Usai Putus Hubungan 7 Tahun

Wartajakarta.id
14 Maret 2023
Share
3 Min Read
SHARE

Wartajakarta.id – Pemerintah Arab Saudi dan Iran kini akhirnya berdamai. Setelah terputus selama tujuh tahun, kedua negara akan memperbaiki hubungan diplomatik. Tiongkok yang berperan sebagai penengah. Sebelum kesepakatan tercapai, utusan Saudi dan Iran bertemu di Tiongkok selama empat hari.

Menteri luar negeri kedua negara akan bertemu lagi dalam dua bulan ke depan. Agendanya, membahas misi diplomatik serta menerapkan perjanjian kerja sama keamanan dan ekonomi yang ditandatangani lebih dari 20 tahun lalu.

Sebelumnya, hubungan diplomatik Saudi-Iran terputus mulai Januari 2016 setelah demonstran menyerbu kedutaan besar Arab Saudi di Teheran, Iran. Penduduk Iran berang karena Saudi mengeksekusi mati ulama syiah kenamaan, yaitu Syekh Nimr al-Nimr.

Sejak saat itu, hubungan kedua negara terus memburuk. Mereka berebut dominasi pengaruh di Lebanon, Syria, Irak, dan Yaman. Misil Iran juga sempat mendarat di fasilitas minyak Saudi pada 2019 sehingga membuat produksi terganggu.

’’Arab Saudi mungkin akan tetap berhati-hati dalam urusan ekonomi dengan Iran karena tak ingin terkena sanksi AS. Normalisasi tidak selalu berarti bahwa kedua pihak saling percaya,’’ ucap Diako Hosseni, analis politik yang berbasis di Teheran, kepada Al Jazeera.

Kesepakatan damai itu disambut dengan berbagai reaksi. AS memilih menanggapi dengan hati-hati. Maklum, dalam hal ini, Tiongkok menjadi penengahnya.

Jubir Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan, pemerintah AS mendukung segala upaya untuk mengurangi ketegangan di kawasan teluk. Namun, situasinya harus dilihat dulu. Apakah Iran bakal memenuhi kewajibannya atau tidak.

Di sisi lain, Sekjen PBB Antonio Guterres berterima kasih kepada Tiongkok karena telah menengahi kesepakatan itu. ’’Guterres siap membantu untuk memastikan perdamaian dan keamanan yang bertahan lama di kawasan teluk,’’ ujar juru bicaranya.

Sementara itu, Israel memilih bungkam. Teheran adalah musuh bebuyutan Tel Aviv. Israel berusaha menormalisasi hubungan dengan Saudi, tapi belum berhasil. Namun, hubungan Saudi-Israel mulai menunjukkan tanda-tanda membaik. Agustus tahun lalu, untuk kali pertama Saudi mengizinkan pesawat Israel melintasi wilayah udaranya. Turis Israel juga diperbolehkan masuk ke wilayah tertentu di Saudi.

’’Kabar kesepakatan itu menunjukkan bahwa Arab Saudi lebih memprioritaskan pemulihan hubungan dengan Iran ketimbang dengan Israel,’’ kata pengamat Saudi Aziz Alghashian, seperti dikutip Agence France-Presse.

Saudi sempat menyatakan tidak akan menormalisasi hubungan dengan Israel, kecuali ada pengakuan negara untuk Palestina. Pembicaraan damai dengan Palestina harus dilakukan lewat kesepakatan dua negara. Karena itu, Saudi tak ikut bergabung dalam Kesepakatan Abraham yang difasilitasi AS pada 2020.

Nah, Iran bisa menjadi senjata Saudi untuk negosiasi dengan AS dan Israel. Wall Street Journal dan New York Times melaporkan, Riyadh telah melobi AS untuk mendapat jaminan keamanan dan meminta bantuan untuk program nuklir sipil sebagai imbalan kesepakatan dengan Israel.

(jp)

Previous Article Polisi Malaysia Rampungkan Penyelidikan Ancaman Pembunuhan Band Radja
Next Article Mantan PM Malaysia Muhyiddin Yassin Dijerat Tujuh Kasus Korupsi
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut
Bisnis Jakarta Jakarta Utara
25 Agustus 2026
Sekda Herman Suwarman Ajak Pegawai Semarakkan Maulid Nabi Bersama Masyarakat
Bodetabek
24 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Nasional
21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Nasional
21 Agustus 2026
Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional
21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional
Nasional
12 Agustus 2026
Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri
Hukum
12 Agustus 2026
Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba
Hukum
11 Agustus 2026
Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter
Hukum
11 Agustus 2026
Sasar Lokasi Rawan Cegah Kejahatan Malam, Polsek Pondok Aren Patroli Razia Stationer
Hukum
11 Agustus 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Penembakan di Kampus Michigan AS, 1 Orang Dikabarkan Tewas, 5 Luka
Ayah di Tiongkok: Kebijakan Nol Covid Telah Membuat Anak Saya Mati
KBRI Doha Gelar Sekolah Kebangsaan Bagi Diaspora Indonesia di Qatar
AS: Korut Jual Senjata ke Tentara Bayaran Rusia untuk Invasi Ukraina
Gudang Makanan Beku di Tiongkok Terbakar, Sebelas Orang Tewas

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might also Like

Dunia

2 WNI jadi Korban Luka Tragedi Halloween di Itaewon, Begini Kondisinya

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
30 Oktober 2022
Dunia

Dua Varian COVID-19 yang Merebak di China Terdeteksi di Malaysia

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
3 Januari 2023
Dunia

AS Ancam Tiongkok Ada Konsekuensi Serius jika Kirim Senjata ke Rusia

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
26 Februari 2023
Dunia

Bolsonaro Muncul Usai Kalah di Pilpres Brasil, Ogah Ucapkan Selamat

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
2 November 2022
Dunia

Masuk Program 100 Hari Rishi Sunak, Bersua Biden dan Putin di G20 Indonesia

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
28 Oktober 2022
Dunia

Komunitas Yahudi Swedia Sebut Izin Membakar Alquran Kesalahan Besar

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
26 Januari 2023
Dunia

Wawancara Presiden Jokowi Curi Perhatian Warga Tiongkok

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
17 Oktober 2022
Dunia

Ditahan Usai Unjuk Rasa, Lebih dari 100 Aktivis Tiongkok Hilang

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
21 Februari 2023
Dunia

Perundungan Online Berakhir dengan Kematian Marak di Tiongkok

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
28 Maret 2023
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account