Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Rusia Tuding Amerika Lakukan Perang de Facto
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Dunia > Rusia Tuding Amerika Lakukan Perang de Facto
Dunia

Rusia Tuding Amerika Lakukan Perang de Facto

Wartajakarta.id
23 Desember 2022
Share
3 Min Read
SHARE

Wartajakarta.id – Rusia marah dan kecewa. Sebab, sepanjang kunjungan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ke Amerika Serikat (AS), tidak ada pembicaraan terkait perdamaian. Justru yang ada adalah kucuran tambahan bantuan dari Washington senilai USD 1,8 miliar (Rp 28,04 triliun) yang berupa suplai militer. Salah satunya sistem pertahanan misil Patriot.

Pejabat di Rusia selama beberapa bulan terakhir telah berkali-kali menyatakan tidak mengesampingkan pembicaraan dengan Ukraina. Namun, Zelensky kukuh menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan damai selama Presiden Rusia Vladimir Putin masih menjabat.

”Tidak ada seruan nyata untuk perdamaian. Ini menunjukkan bahwa AS melanjutkan perang de facto-nya secara tidak langsung dengan Rusia hingga ke penduduk terakhir Ukraina,” kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov kemarin (22/12) seperti dikutip Agence France-Presse.

Kunjungan Zelensky ke AS yang dirancang diam-diam tersebut memang menjadi sorotan banyak pihak. Itu adalah lawatan pertamanya ke luar negeri sejak Ukraina diserang Rusia pada akhir Februari lalu.

Momennya bersamaan dengan peringatan 300 hari invasi Rusia. Beberapa jam sebelum kedatangan Zelensky di AS, Putin menegaskan bahwa tahun depan akan terus mengembangkan potensi militer dan kesiapan tempur kekuatan nuklirnya.

Kedatangan Zelensky di AS disambut bak pahlawan. Dia tetap mengenakan baju hijau militer yang menjadi ciri khasnya selama invasi berlangsung. Para legislator dan senator memberikan jalan dan bertepuk tangan ketika dia memasuki ruang rapat untuk berpidato di hadapan Kongres AS.

Dalam pidatonya pada Rabu (21/12) itu, pemimpin 44 tahun tersebut menggarisbawahi kuatnya hubungan AS dan Ukraina. Menurut dia, dukungan finansial dari AS selama ini bukanlah sebuah amal, melainkan investasi untuk keamanan global dan demokrasi.

Zelensky bersumpah bahwa negaranya tidak akan berhenti melawan agresi Rusia. Tapi, dukungan berkelanjutan dari Washington adalah kunci akhir kemenangan.

Tanpa bantuan persenjataan dari AS dan negara-negara Barat, Ukraina sudah lama kalah oleh Rusia. Sejak awal invasi, AS sudah memasok persenjataan ke Ukraina senilai USD 22 miliar atau setara Rp 342,8 triliun. Itu belum termasuk bantuan terbaru di atas.

Pemimpin Ukraina tersebut menyinggung pertempuran AS melawan Nazi Jerman dan komitmen masa perang Presiden Franklin Roosevelt dalam upaya untuk menjaga pasokan senjata AS mengalir untuk perang melawan Rusia. Pernyataan tersebut seakan menjadi penegasan bahwa kini dia juga ingin AS terus memasok senjata dalam perang Ukraina melawan Rusia.

Selain itu, Zelensky mendesak agar sanksi terhadap Rusia diperberat. ”Biarkan para teroris tersebut bertanggung jawab atas agresi yang dilakukannya,” ujar dia.

Zelensky mengakhiri pidatonya dengan mengatakan bahwa Ukraina akan mencapai kemenangan mutlak. ”Ukraina masih hidup dan hebat,” tutupnya yang disambut tepuk tangan meriah para anggota Kongres AS.

Dalam perjalanan pulang, Zelensky mampir ke Polandia dan bertemu dengan Presiden Polandia Andrzej Duda. Mereka mendiskusikan rencana strategis ke depan dan hubungan bilateral kedua negara yang berbagi perbatasan tersebut. Sejak invasi, banyak penduduk Ukraina yang mengungsi ke Polandia.

(jp)

Previous Article Kapolri Listyo Sigit Prabowo: Peristiwa di Astana Anyar Tidak Boleh Terjadi Lagi
Next Article AS: Korut Jual Senjata ke Tentara Bayaran Rusia untuk Invasi Ukraina
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut
Bisnis Jakarta Jakarta Utara
25 Agustus 2026
Sekda Herman Suwarman Ajak Pegawai Semarakkan Maulid Nabi Bersama Masyarakat
Bodetabek
24 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Nasional
21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Nasional
21 Agustus 2026
Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional
21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional
Nasional
12 Agustus 2026
Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri
Hukum
12 Agustus 2026
Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba
Hukum
11 Agustus 2026
Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter
Hukum
11 Agustus 2026
Sasar Lokasi Rawan Cegah Kejahatan Malam, Polsek Pondok Aren Patroli Razia Stationer
Hukum
11 Agustus 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Ahli Waspadai Munculnya Varian Baru Dampak Ledakan Covid di Tiongkok
Maria Ressa Bebas, Pengamat Sebut Sebagai Kemenangan Kebebasan Pers
Kedubes Ukraina Diserang Bom Surat Misterius, Pegawai Luka-Luka
Korban Tewas Penembakan di Kampus Michigan Bertambah, Termasuk Pelaku
Dinilai Tak Transparan, WHO Minta Tiongkok Buka Data Kasus Covid-19

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might also Like

Dunia

Penembakan di Kampus Michigan, Semua Sekolah Negeri Diliburkan

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
15 Februari 2023
Dunia

Putin: Hubungan Rusia-Tiongkok Penting untuk Stabilitas Internasional

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
23 Februari 2023
Dunia

Pengungsi Gempa Turki Membludak, Relawan Indonesia Siapkan 2.000 Makan

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
16 Februari 2023
Dunia

AS-Korsel Gelar Latihan Militer, Korut Geram, Ancam Tindakan Tegas

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
7 November 2022
Dunia

Penembakan Brutal di California, Pelaku Adalah Rekan Kerja Para Korban

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
24 Januari 2023
Dunia

Detik-detik Penembakan Brutal di Kampus AS, 3 Tewas, Mahasiswa Trauma

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
15 November 2022
Dunia

Tiongkok Protes Keras kepada AS karena Drone-nya Ditembak Jatuh

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
5 Februari 2023
Dunia

Harvey Weinstein Kembali Dinyatakan Bersalah atas Tuduhan Pemerkosaan

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
10 Januari 2023
Dunia

Ukraina Klaim 100 Ribu Tentara Rusia Terbunuh dan Terluka dalam Perang

Wartajakarta.id
Wartajakarta.id
13 November 2022
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account