Wartajakarta.idWartajakarta.idWartajakarta.id
  • Home
  • Jakarta
    • Kepulauan Seribu
    • Jakarta Barat
    • Jakarta Pusat
    • Jakarta Selatan
    • Jakarta Timur
    • Jakarta Utara
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Dunia
  • Indeks Berita
Search
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Reading: Kaleidoskop: Peristiwa Tragedi Massal, Penembakan hingga Itaewon
Sign In
Notification Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
  • Jakarta
  • Nasional
  • Dunia
  • Hukum
  • Politik
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Search
  • Jakarta
  • Bisnis
  • Hukum
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
Wartajakarta.id > Berita > Dunia > Kaleidoskop: Peristiwa Tragedi Massal, Penembakan hingga Itaewon
Dunia

Kaleidoskop: Peristiwa Tragedi Massal, Penembakan hingga Itaewon

Wartajakarta.id 20 Desember 2022
Share
6 Min Read
SHARE

Wartajakarta.id – Sederet peristiwa tragis terjadi sepanjang 2022. Tragedi bencana maupun peristiwa kerusuhan dan penembakan massal menewaskan puluhan hingga ratusan jiwa.

Dunia tak mudah melupakan peristiwa tragis dalam kemeriahan pesta Halloween di Itaewon, Korea Selatan. Masyarakat internasional juga tidak bisa lupa dengan peristiwa jembatan ambruk di India hingga puluhan nyawa balita melayang di Gambia dan Indonesia akibat obat sirop.

Belum lagi sejumlah penembakan massal yang mengkibatkan puluhan orang tak bersalah menjadi korban.

1. Tragedi Itaewon

Korban tragedi di Itaewon dibawa dengan ambulance (Jung Yeon Jee/AFP)

Tragedi memilukan terjadi di sebuah distrik di Itaewon, Seoul, Korea Selatan. Sebuah perayaan Halloween besar-besaran yang disesaki 100 ribu orang lebih telah menewaskan ratusan jiwa.

Insiden tragis selama perayaan Halloween di Itaewon pada 29 Oktober 2022 itu menimbulkan korban tewas setidaknya berjumlah 156, termasuk 26 orang asing dari 14 negara. Mereka terhimpit hingga sulit bernapas setelah kerumunan besar terjadi di gang sempit dekat Hamilton Hotel, tempat pesta Halloween di Seoul.

Seorang saksi menggambarkan situasi gang sempit itu sebagai makam darurat.

Itaewon adalah salah satu area paling populer di Seoul. Daerah itu dikenal sebagai pusat hiburan yang ramai saat malam hari. Penduduk setempat dan orang asing berduyun-duyun ke sana setiap akhir pekan. Setiap perayaan Halloween, area itu adalah salah satu malam tersibuk sepanjang tahun. Peristiwa tragis ini terjadi setelah perayaan Halloween sepi dalam 3 tahun karena pandemi Covid-19.

2. Penembakan Brutal di Thailand

Lokasi penembakan massal di tempat penitipan anak di Thailand (Reuters)

Penembakan brutal terjadi di Thailand, tepatnya di pusat penitipan anak. Setidaknya data terakhir menurut South China Morning Post, 37 orang tewas, termasuk anak-anak. Pelaku yang nekat adalah seorang pria yang akhirnya tewas bunuh diri setelah menembak dengan membabi buta.

Pria bersenjata itu rupanya seorang mantan perwira polisi yang berusia 34 tahun. Ia membunuh istri dan anaknya sebelum melakukan aksi kejinya dan kemudian menembak dirinya sendiri hingga tewas.

Serangan itu dilaporkan terjadi sekitar tengah hari waktu setempat pada Kamis (6/10) di Nong Bua Lamphu, Thailand, sebuah kota kecil dekat perbatasan Laos. Identitas pelaku penembakan brutal di Thailand terungkap. Pelaku adalah pria 34 tahun bernama Panya Kamrab. Ia kemudian tewas bunuh diri sesaat setelah menembak.

Polisi mengungkapkan catatan profil pelaku bahwa Kamrab adalah polisi yang dipecat dari pasukan regional pada 2021. Ia dipecat karena terlibat penggunaan narkoba.

3. Penembakan Brutal di AS

Lokasi penembakan massal di supermarket Walmart di AS (BBC)

Penembakan massal di Amerika Serikat masih terjadi di sepanjang 2022. Dalam catatan, menurut data yang dikumpulkan oleh Gun Violence Archive, mendefinisikan penembakan massal adalah penembakan di mana setidaknya 4 orang ditembak, tidak termasuk penembaknya.

Setidaknya ada 607 penembakan massal hingga 22 November 2022. Jumlah itu hanya kurang dari 638 penembakan massal di AS pada tahun lalu. Ada total 690 penembakan massal pada 2021.

Masih ingat tentunya dengan peristiwa pembantaian di Walmart di Chesapeake, Virginia, menyebabkan 6 orang tewas dan 4 lainnya luka-luka. Itu hanya tiga hari setelah 5 orang tewas dalam amukan penembakan di kelab malam LGBTQ di Colorado.

Hanya dalam sepekan, penembakan massal telah merenggut sedikitnya 24 nyawa dan melukai 37 lainnya dalam amukan senjata di tujuh negara bagian di AS. Jumlah penembakan massal pada 2022 meningkat dibanding tiga tahun yang lalu. Pada 2022 sejauh ini setidaknya 3.179 orang telah menjadi korban penembakan massal, mengakibatkan 637 tewas, dan lebih dari 2.500 orang terluka.

4. Jembatan Ambruk di India

KORBAN BERJATUHAN: Operasi pencarian oleh tim penolong setelah ambruknya jembatan di atas Sungai Machchhu, Morbi. (AFP)

Sebuah jembatan di atas Sungai Machchhu sekitar 200 km sebelah barat Gujarat, Ahmedabad, India, ambruk pada pada Minggu (30/10). Data terakhir sedikitnya 141 orang tewas menurut laporan CNN. Korban didominasi perempuan dan anak-anak. Peristiwa terjadi saat pengujung sedang merayakan festival keagamaan di atas jembatan gantung tersebut. Jembatan itu sudah berusia hampir 150 tahun.

Kejadian berawal karena kabel yang menopangnya putus. Hal ini menyebabkan struktur jembatan ambruk dan membuat orang-orang melompat ke dalam air sementara yang lain berpegangan erat pada reruntuhan.

Jembatan itu baru dibuka kembali beberapa hari sebelumnya setelah berbulan-bulan diperbaiki.  Jembatan gantung itu memiliki panjang 233 m dan lebar 1,5 m. Jembatan itu diresmikan pada 1880 oleh otoritas kolonial Inggris dan dibuat dengan bahan yang dikirim dari Inggris.

5. Puluhan Balita Meninggal di Gambia dan Indonesia

Ilustrasi organ ginjal. (Istimewa)

Tragedi kematian balita terjadi di Gambia dan Indonesia. Penyebabnya karena cemaran kandungan berbahaya di dalam obat sirop. Hal itu memicu gangguan ginjal akut pada anak yang membuat balita meninggal di dunia.

Data terakhir menurut Livemint, total kematian balita di Gambia sebanyak 70 orang. Kematian tersebut dikaitkan dengan empat sirop obat batuk buatan India. Perhatian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kemudian memberlakukan larangan terhadap produsen obat Maiden Pharmaceuticals.

Di Indonesia, data Kementerian Kesehatan secara total sebanyak 324 kasus ginjal akut yang tercatat di Indonesia. Sejak 18 Oktober terjadi penurunan kasus kematian dan kasus baru, terutama sejak diterbitkannya Surat Edaran Kementerian Kesehatan pada 18 Oktober 2022 untuk tenaga kesehatan dan apotek agar menghentikan penggunaan obat sirop dan obat cair lainnya untuk anak.

(jp)

Previous Article Balkoters Serahkan Bantuan Bagi Penyintas Gempa Cianjur
Next Article PPSU Percantik Jalan Manunggal dengan Mural
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru

PT IKPP Tangerang Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Lewat Pelatihan Eco Enzyme
Bodetabek 27 Agustus 2026
Turidi Susanto Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersama ISDMI
Bodetabek 26 Agustus 2026
Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut
Bisnis Jakarta Jakarta Utara 25 Agustus 2026
Sekda Herman Suwarman Ajak Pegawai Semarakkan Maulid Nabi Bersama Masyarakat
Bodetabek 24 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Nasional 21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Nasional 21 Agustus 2026
Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional 21 Agustus 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional
Nasional 12 Agustus 2026
Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri
Hukum 12 Agustus 2026
Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba
Hukum 11 Agustus 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Remehkan Mesin Perang Rusia, Putin Tegur Keras Orang Kepercayaannya

Selain Tiongkok, Gelombang Covid-19 Juga Naik di 5 Negara Ini

Buntut Ledakan Bom Jembatan Krimea, 8 Orang Dibekuk, Ada Warga Rusia

Prabowo Sebut Pemerintah Konsisten Bantu Korban Bencana Gempa di Turki

Pejabat Tiongkok dan AS Bertemu di Hebei, Bahas Sejumlah Isu Sensitif

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

You Might also Like

Dunia

Helikopter Jatuh, Kapolda Jambi dan 7 Penumpang Dipastikan Selamat

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 19 Februari 2023
Dunia

Buruknya Situasi Pandemi Covid-19 di Tiongkok Akhirnya Terungkap

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 12 Januari 2023
Dunia

Kabur dari Isolasi Covid, Turis Asal Tiongkok Ditangkap Polisi Korea

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 5 Januari 2023
Dunia

Eropa Umumkan Pusat Penuntutan Kejahatan Agresi Rusia Terhadap Ukraina

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 5 Maret 2023
Dunia

Penuh Ujaran Kebencian, Pakistan Larang TV Siarkan Pidato Imran Khan

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 7 Maret 2023
Dunia

Rusia Ancam Luncurkan Rudal ke Pengadilan Den Haag, Ini Respons UE

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 24 Maret 2023
Dunia

KBRI Mulai Gunakan KBRIKL APP untuk Mendata WNI di Malaysia

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 27 November 2022
Dunia

Tragedi Itaewon di Perayaan Halloween, Efek Domino yang Mematikan

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 31 Oktober 2022
Dunia

Positif Covid-19, PM Kamboja Hun Sen Batal Hadiri KTT G20 di Bali

Wartajakarta.id Wartajakarta.id 15 November 2022
Show More
Wartajakarta.idWartajakarta.id
Follow US
© 2022-2023 Wartajakarta.id. Berbagi Kabar Seputar Jakarta. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Contact
Welcome Back!

Sign in to your account